Polisi Terlibat Narkoba, Dihadiahi ‘Baju Batik’

Polisi Terlibat Narkoba, Dihadiahi ‘Baju Batik’

370
0
BAGIKAN

TALIWANG—Kepolisian Sumbawa Barat menegaskan keseriusan dan jaminan untuk membersihkan internal dari aktiftas dan keterlibatan dalam peredaran narkoba.
‘’Ini arahan Kapolri. Oknum Polisi yang terlibat narkoba,  akan di hadiahi ‘baju batik’, alias disersi atau pecat secara tidak hormat. Ini sesuai keterlibatannya. Misalnya, terlibat sebagai pengedar bahkan sindikat,’’kata, Kasubag Humas Polres Sumbawa Barat, Iptu Hopni Nepa Bureni, dalam keterangan persnya, Kamis (07/04/2016).

Kebijakan tegas ini telah disosialisasikan otoritas kepolisian setempat sejak lama. Hopni tidak menampik, ada beberapa anggota polisi yang terlibat bahkan mengkonsumsi narkoba telah dijatuhi sangsi kurungan dan diproses bagian Provost. Bahkan sebagain telah dijatuhi penundaan kenaikan pangkat.

Saat ini, kata Hopni, perang terhadap narkoba juga didengungkan dari internal sendiri. Sesuai arahan kapolri dan pimpinan, seluruh unit polri diminta siaga tidak hanya untuk pengekkan hukum diluar saja, namun juga internal.

Fenomena peredaran narkoba  di Indonesia, kini tidak pandang bulu lagi. Seluruh lapisan masyarakat terkena dampak bahkan terjebak menkonsumsi barang haram ini.  Mulai  dari anak usia sekolah, ibu rumah tangga, oknum politisi, oknum polisi, oknum Bupati bahkan oknum perwira tinggi aparat negara, seperti yang terjadi di Makasar, seorang oknum TNI berpangkat Letkol ditangkap saat tengah berpesta narkoba.

Selanjutnya,  di Kabupaten Ogan Komering Hilir, sang Bupati langsung digrebek petugas BNN tertangkap tangan tengah pesta dan mengkonsumsi narkoba di rumah dinasnya. (bs/04)

TINGGALKAN KOMENTAR