Korpri Ikut Ingatkan Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS

Korpri Ikut Ingatkan Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS

45
0
BAGIKAN

Sumbawa Besar–Dalam rangka memperingati HUT Korpri ke-46, Korps Pegawai Republik Indonesia melaksanakan acara Sosialisasi Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS bagi Pegawai Negeri Sipil se-Kabupaten Sumbawa yang diselenggarakan pada Kamis pagi (12/10/2017) di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa.

Hadir pada acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sumbawa, Asisten Administrasi Umum Sekda Kab. Sumbawa, Pimpinan OPD, Camat se Kabupaten Sumbawa.
Bupati Sumbawa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Rasyidi ketika membuka acara secara resmi menyampaikan bahwa saat ini penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya sedang marak terjadi di Kabupaten Sumbawa, kondisi tersebut cukup memprihatinkan karena narkoba sudah menjangkiti kalangan remaja hingga anak-anak SD.

Bupati juga menyampaikan hal yang paling mengkhawatirkan adalah kemungkinan melonjaknya infeksi HIV/AIDS di kalangan pecandu narkoba, sebab narkoba dan HIV/AIDS merupakan sesuatu hal yang saling terkait, karerna dengan mengkonsumsi narkotika dan obat-obatan terlarang tersebut lebih cenderung berperan dalam penularan HIV, contohnya melalui suntikan. Di samping itu seseorang yang berada di bawah pengaruh narkoba juga cenderung melakukan perilaku berisiko, seperti melakukan seks bebas tanpa kondom dengan orang yang terinfeksi dan berbagi obat atau alat suntik dengan orang yang memiliki HIV.

Bupati juga menyampaikan bahwa perkembangan kejahatan narkotika dewasa ini merupakan kejahatan yang terorganisir dengan jaringan bertaraf internasional, regional, nasional bahkan hingga lokal yang semakin meningkat kuantitasnya.
Hal tersebut juga berdampak pada tingginya angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Tidak hanya secara nasional, peredaran gelap narkotika seperti shabu, heroin, morfin, dan ganja juga terjadi di Kabupaten Sumbawa, dan disinyalir terus meningkat jumlahnya. Pada tahun 2016 sumbawa telah masuk dalam zona merah dan berada pada peringkat dua di NTB untuk peredaran narkoba.

Dengan peningkatan kualitas moral dan mental kita dan juga keluarga kita, Insya Allah kita semua akan terhindar dari bahaya narkoba maupun HIV/AIDS. Untuk itu atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, saya mengucapkan terima kasih kepada Korpri Kabupaten Sumbawa yang telah berinisiatif menyelenggarakan Sosialisasi Anti Narkoba di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, jelasnya.

Karena sambungnya bahwa peredaran narkotika sudah sangat merajalela dan menyasar berbagai kalangan, serta dalam menjalankan aksinya pun para pengedar menggunakan berbagai macam cara, sehingga kepedulian semua pihak sangat dibutuhkan dalam menangkal peredaran gelap narkotika dan pemutusan jaringan sindikat di daerah ini.
Melalui kesempatan tersebut Bupati juga mengajak seluruh ASN, untuk bersama-sama BNN Kabupaten Sumbawa dapat menjadi agent dan bahu membahu memerangi peredaran gelap narkotika di Tana Samawa dengan menghimbau masyarakat jika mengetahui informasi seseorang yang mengalami kecanduan narkoba agar segera dilaporkan ke institusi terkait untuk dilakukan tindakan rehabilitasi.

Sebelumnya, Sekretaris Dewan Pengurus Korpri selaku Ketua Penyelenggara kegiatan Nurhinsyah, S.IP.,M.Si. dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah untuk memberikan edukasi kepada PNS akan pentingnya pengetahuan tentang bahaya narkoba.

Dengan adanya sosialisasi tersebut juga diharapkan agar Pegawai Negeri Sipil dapat menjadi pelopor pencegahan narkoba dan HIV/AIDS minimal di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing, Aparatur Sipil Negara diharapkan untuk ikut aktif membantu aparat penegak hukum terutama BNN dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Peserta dalam kegiatan tersebut berjumlah 170 orang yang terdiri dari 2 (dua) orang perwakilan masing-masing OPD dan kecamatan, dan narasumber dari BNN Kabupaten Sumbawa dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa. (bs/01)

TINGGALKAN KOMENTAR