Air Lebo di Atas Baku Mutu, Pemda KSB Akan Tindak Tegas Penambang...

Air Lebo di Atas Baku Mutu, Pemda KSB Akan Tindak Tegas Penambang Liar

698
0
BAGIKAN

Taliwang–Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Lingkungan hidup, TNI, Polri, Kejaksaan dan semua unsur akan menindak tegas bagi penambang liar yang membuang air limbahnya baik di danau maupun di sungai.

Kasi Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Sumbawa Barat,, Trisman, ST. MT, dalam wawancara dengan media ini di ruang kerjanya Senin, (16/10/2017) bahwa pihaknya sudah membuat surat teguran kepada penambang liar terkait betapa bahayanya pengunanaan merkuri dan tanggapan penambang liar sangat tersadarkan dengan penjelasan dari DLH dan Dinas kesehatan.

Dinas lingkungan hidup sudah mengambil sample air danau dan sungai yang ada kegiatan pengelolaan emas ini dan ternyata hasil laboratorium air danau lebo di beberapa titik sampling ternyata sudah di atas baku mutu (HG). Maka pemerintah daerah akan menindak tegas secara hukum bagi pelaku usaha gelondong yang membuang air limbahnya ke danau dan sungai.

Dia menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-undang nomor 23 tentang peralihan kewenangan yang beralih ke Provinsi sehingga hal ini beralih ke lingkungan hidup. Padahal masalah pertambangan di Dinas ESDM, karena Pemda hanya melakukan pembinaan dan pengawasan.

Sejatinya dinas ESDM menengakkan UU no. 4 Tahun 2009 harus tegas dengan penambang liar ini agar mereka tidak kembali melakukan aktifitas penambangan, kata dia.

Berdasarkan hasil surat teguran Bupati yang sudah tegas pemerintah daerah bahwa melarang penambang, edukasi, sosialisasi kami sehingga hasil ini akan kami serahkan ke provinsi agar mereka segera turun ke lapangan

Menurutnya, bahwa bukti Bupati akan serius yaitu sudah membentuk tim optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam tim ini mulai bekerja bulan lalu sampai tahun depan.

Kami sudah membentuk komunitas peduli Lebo, kaerna mereka yang akan pertama kali terdampak sehingga mereka yang akan menyuarakan tentang keadaan Lebo ke pemerintah daerah dan pemerintah Provinsi,” terangnya.

Dinas Kesehatan melalui Kabid Kesehatan manusia L. Cahyadi Ashari mengatakan bahwa Dinas Kesehatan belum memiliki hasil laboratorium mengenai dampak merkuri terhadap masyarakat.

Hasil uji lab dinas Kesehatan belum keluar sehingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan bahwa merkuri ini sudah terdampak untuk manusia, terang L. Cahyadi Ashari. (bs/04)

 

TINGGALKAN KOMENTAR