KSB Deklarasikan Pengentasan Kemiskinan

KSB Deklarasikan Pengentasan Kemiskinan

45
0
BAGIKAN
Deklarasi Kemiskinan

Taliwang–Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat memiliki langkah serius dalam mengentaskan kemiskinan. Dibuktikan dengan melakukan verifikasi dan validasi data yang dipadukan data dari kementrian sosial dan badan pusat statistik sehingga menghasilkan 16 indikator untuk mendata warga miskin yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat.

Setelah pendataan kemiskinan yang dilakukan di tingkat Desa selanjutnya divalidasikan dan deklarasikan, berlanjut deklarasi dilakukan di tingkat Kecamatan secara serempak di 8 Kecamatan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat, Manurung, saat pembacaan SK keputusan Bupati Sumbawa Barat nomor 3803 Tahun 2017 tentang penetapan hasil verifikasi dan validasi basis data terpadu program fakir miskin untuk program Perlindungan sosial Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2017, menetapkan hasil verifikasi dan validasi data basis data terpadu program perlindungan sosial di Kabupaten Sumbawa Barat dengan jumlah kepala keluarga 1.565 orang, sebanyak 4.412 jiwa atau 3,27%.

Setelah pembacaan surat keputusan tersebut langsung disambut dengan deklarasi pengentasan kemiskinan yang disampaikan oleh wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin.

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. W. Musyafirin, dalam sambutannya mengatakan bahwa jangan sampai ada masyarakat yang berpura-pura miskin. Dia mengingatkan bahwa pembangunan manusia sangat penting, saat kampanyenya dan wakil Bupati untuk memenuhi hak dasar maayarakat.

Dia menitip pesan kepada Kepala Desa untuk bisa menggangarkan melalui APBDes untuk masyarakat miskin agar memenuhi hak dasar warganya.

Bupati mengapresiasi tim validasi yang sudah mendata langsung kepada masyarakat yang bekerja selama 8 hari, yang tidak kenal lelah memperjuangkan hak masyarakat miskin.

“Semoga masyarakat kedepan menjadi lebih baik, apapun hasil validasi ini dia berharap semoga ini menjadi acuan pemerintah dalam memberikan bantuan kepada masyarakat miskin yang ada di Sumbawa Barat,” harapnya.

Firin juga menyampaikan di angka 3.27 % ini mudahan-mudahan kedepan bisa diturunkan lagi sampai tuntas. Program ini akan tetap kita gulirkan untuk mendata warga miskin yang ada di Desa, ujar Bupati. Kepada agen, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, dan tim validasi diharapkan agar tetap semangat dalam mendata warga yang miskin.

Setelah acara deklarasi warga miskin berbondong menandatangani selebar kain sebagai bentuk perlawanan dalam mengentaskan kemiskinan. (bs/04)

TINGGALKAN KOMENTAR