Panwaslu KSB Lakukan Yasinan Pengawasan Bersalawat Bersama Stakeholder

Panwaslu KSB Lakukan Yasinan Pengawasan Bersalawat Bersama Stakeholder

83
0
BAGIKAN

Taliwang–Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Sumbawa Barat Selasa malam, (14/11/2017) menggelar rapat koordinasi dengan semua stakeholder.

Dalam acara ini dihadiri oleh KPUD Sumbawa Barat, pengurus partai politik, PMII, HMI, Fatayat NU, Karang Taruna dan insan pers.

Ketua Bawaslu Nusa Tenggara Barat, Khuwailid, mengatakan bahwa pihaknya saat ini telah mengawal verifikasi faktual yang dilakukan KPUD kepada partai politik yang akan mengikuti pemilihan legislatif mendatang.

Dia juga mengatakan bahwa untuk meningkatkan sistem demokrasi di Indonesia, maka harus diperkuat di tataran partai politik untuk penguatan demokrasi. Peran pengawas yaitu mendekatkan pemilu dengan masyarakat, pengawas pemilu tidak boleh ekslusif harus bisa berbaur dengan masyarakat untuk menyaring informasi dari masyarakat agar pengawasa partisifatif bisa dilakukan

Dia berharap kegiatan ini harus dilakukan berkelanjutan, sehingga semua orang tau bahwa semua orang bisa ikut mengawasi proses penyelenggara pemilihan umum yang akan dilakukan tahun depan.

Saya mengintruksikan pada Panwaslu Sumbawa Barat agar membentuk forum pengaduan seperti pojok pengawas dan forum warga sehingga nantinya masyarakat bisa mengadukan setiap persoalan yang berkaitan dengan Pilkada,” terangnya.

Dia meminta kepada anggota Panwaslu KSB untuk memegang satu Desa untuk pencegahan terjadi konflik dalam pengawasan pemilu.

Berdasarkan hasil temuan di lapangan bahwa ada nomor induk kependudukan (NIK) digunakan sebagai nomor kartu tanda anggota (KTA), orang yang masuk partai politik tanpa pengetahuannya dan mensteril anggota PPK dan PPS dari anggota partai politik.

“Pengawasan partisipatif bisa dilakukan dengan secara kolektif, melibatkan semua pihak untuk semua stekholder yang ada di Sumbawa Barat,” tegasnya.

Dalam sambutannya Fahroni, sebagai komisioner KPU KSB mengatakan bahwa ke depan akan melantik PPK dan PPS agar semua tahapan pemilu bisa berjalan dengan baik.

Ke depan dia mengatakan akan lebih terbuka lebih intens dalam setiap moment acara yang di lakukan Panwas dalam diskusi dengan Panwas dan KPU maupun sateholder lain.

Informasinya KPU KSB akan membahas calon perorangan yang akan ikut bertarung di Pilgub nanti dan terkait penyelenggara legislatif ke depan.

Dia mengatakan bahwa 18 partai politik yang ikut mendaftar bulan lalu, ada sekitar 4 parpol yang belum memenuhi syarat ke anggotaan, sehingga KPU memberikan waktu untuk melengkapi kekurangannya.

“Agenda KPU ke depan akan melakukan perekrutan Pileg, penyusunan dapil, sosialisasi UU nomor 7 Tahun 2017,” bebernya. (bs/04)

 

TINGGALKAN KOMENTAR