Tingkatkan Kualitas, Guru Al-Quran Dapat Pelatihan

Tingkatkan Kualitas, Guru Al-Quran Dapat Pelatihan

45
0
BAGIKAN
Pelatihan Guru Al-Qur'an di Hotel Harapan Sumbawa Besar.

Sumbawa Besar–Keberadaan para Guru Al-Quran menjadi salah satu faktor pendukung utama yang mampu meningkatkan kualitas para kalifah Kabupaten Sumbawa dalam berbagai ajang STQ/MTQ.

Demikian sambutan Bupati Sumbawa yang disampaikan oleh Pelaksana Harian Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Sumbawa, Muhammading, dalam acara Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Standarisasi Guru Al-Quran Metode Tilawati Kabupaten Sumbawa pada Rabu (29/11/2017) di Aula Hotel Harapan Sumbawa Besar, yang diikuti oleh 48 orang peserta terdiri dari guru ngaji dan guru TPQ se Kabupaten Sumbawa.

Disampaikan pula bahwa salah satu langkah untuk mengatasi masalah yang biasa dihadapi Guru Al-Quran adalah dengan melakukan standarisasi guru metode tilawatil yang merupakan upaya penyeragaman dalam membaca Al-Quran yang diharapkan akan mempercepat kemampuan tartil dan kelancaran para qori/qoriah dalam mambaca serta mendukung peningkatan kualitas bacaan Al Quran.

“Karena Guru Al-Quran inilah yang akan menelurkan qori/qoriah berkualitas untuk mengikuti penyeelenggaraan MTQ baik di tingkat Kabupaten, Provinsi, bahkan Nasional, yang tidak kalah penting adalah untuk membangun generasi muslim yang berkarakter dan unggul, orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya bagi orang lain akan mendapatkan kemuliaan dan kebaikan hidup di dunia maupun akhirat,” ungkap Ading.

Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa melalui Kasubbag Sosial Kemasyarakatan Anggraini, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut antara lain menciptakan guru Al-Quran yang berkualitas, mendapatkan wawasan baru dan pengayaan metodologi mengajar Al-Quran.

“Mendapatkan bekal ilmu dalam mengajarkan Al-Quran dengan metode tilawati, membekali guru dengan ilmu metode mengajar Al-Quran secara profesional dan menyenangkan, membekali guru Al-Quran dalam perencanaan pengajaran Al-Quran, dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia khususnya para guru Al-Quran,” tambahnya. (bs/01)

 

 

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR