Wanita Binaan Lapas Diajar Rangkai Bunga

Wanita Binaan Lapas Diajar Rangkai Bunga

37
0
BAGIKAN

Sumbawa Besar–Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-89 Tahun 2017, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa bekerjasama dengan Lembaga Kemasyarakatan Sumbawa kelas II A, melaksanakan pelatihan untuk warga binaan Lapas Wanita.

Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Sumbawa, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Kepala Lapas Sumbawa, Bhayangkari, Persit.

Kepala Lapas Sumbawa Kelas II A, Sartono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut baru pertama kali dilaksanakan sejak kepemimpinannya. Kalapas berharap dengan adanya kegiatan tersebut, penghuni Lapas wanita dapat berperan aktif dalam membantu dan meningkatkan ekonomi keluarga.

Kegiatan yang terlaksana di Lapas Sumbawa pada Selasa pagi (5/12/2017) di Aula Lapas Kelas II A, Sumbawa tersebut mencoba meningkatkan kreatifitas warga binaan lapas dengan membuat bunga dari sabun mandi.

Asmayawati selaku tutor pelatihan, menjelaskan, bahwa ada beberapa bahan yang bisa digunakan untuk pembuatan bunga ini yaitu sabun mandi, tepung tapioka, baby oil, air putih, dan lem kayu.

Untuk pembuatannya kata Asmayawati, dimulai dengan memarut atau menghaluskan sabun mandi kemudian dicampur dengan tepung tapioka dan lem kayu, lalu dipadatkan dan dicampur air sedikit agar berbentuk seperti adonan kemudian dibentuk se kreatif mungkin agar menjadi bentuk bunga.

Tidak mau kalah dengan warga binaan lapas, Ketua Tim Penggerak PKK bersama Ketua GOW Kabupaten Sumbawa juga ikut mencoba membuat kerajinan tangan tersebut.

“Warga binaan bukanlah orang jahat namun sedikit tersesat dan merekapun punya alasan kuat dari kasus yang menjerat mereka semua dan alasan itupun bisa kita benarkan,” ungkap Ketua TP PKK, Amien Rahmani Husni Djibril ketika memberikan sambutan pada acara tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian Ketua TP PKK dan Ketua GOW terhadap warga lapas, setelah mensurvei beberapa tempat di Lapas terutama kamar bagi wanita dan berjanji akan memberikan beberapa bantuan sembako dan alat yang dibutuhkan warga binaan untuk mengisi waktu luang sembari meningatkan kreatifitas dan kemandiriannya. (bs/01)

 

TINGGALKAN KOMENTAR