PT. SMS Finance Digugat Karena Gelapkan Pembayaran Nasabah

PT. SMS Finance Digugat Karena Gelapkan Pembayaran Nasabah

60
0
BAGIKAN

Mataram–Dugaan kuat permainan nakal dengan menggelapkan angsuran nasabah, PT. SMS (Sinar Mitra Sepadan) Finance digugat oleh M. Imam Zarkasih, SHk., Kuasa hukum Yohanes Mesak atau penggugat.

Imam mengatakan bahwa Yohanes Mesak merupakan Nasabah dari PT. Sinar Mitra Sepadan Finance atas pembelian satu unit kendaraan angkut dengan membeli Kendaraan Bermotor jenis light truck/Toyota Dyna N, Nomor Rangka MHFC1JU43A5012431, Nomor Mesin W04DTRJ20053, BPKB A/N Yohanes Mesak, Nopol DK 9511 AN, Warna Biru, Tahun 2010 dengan cara kredit dan jangka waktu selama 4 (empat) tahun.

Kliennya berkewajiban membayar angsuran setiap bulannya dan atas perjanjian tersebut Yohanes selalu melakukan kewajibannya untuk membayar angsuran sebanyak 37 kali sebagaimana bukti pembayaran berupa kwitansi yang dikeluarkan oleh pihak PT. Sinar Mitra Sepadan finance berdasarkan dari seluruh jumlah angsuran terakhir yang dibayarkan oleh Kliennya.

Imam juga menegaskan yang tersisa pembayaran tinggal 11 kali angsuran. Adapun angsuran terakhir yang telah dibayarkan oleh Yohanes Mesak kepada Pihak PT. Sinar Mitra Sepadan Finance pada tanggal 13 Juli 2017.

“Anehnya, tanpa alasan yang jelas, PT. SMS finance itu menyita kendaraan milik klien kami. Untuk itu patut kami duga bahwa Pihak PT. Sinar Mitra Sepadan Finance telah melakukan Perbuatan melawan hukum,” tegas Imam.

Menurutnya, penyitaan kendaraan Yohanes Mesak oleh PT. SMS Finance pada tanggal 27 Juli 2017 tanpa disertakan  surat fiducia.

“Itu artinya hanya akal akalan pihak Finance dengan membodohi klien kami,” terangnya.

Imam menjelaskan, kliennya datang kepada tergugat untuk menyelesaikan permasalahan kendaraan tersebut yang telah disita untuk dilakukan pembayaran kepada PT. Sinar Mitra Sepadan Finance dan pada akhirnya hasil dari pertemuan antara Kliennya dengan Pihak PT. Sinar Mitra Sepadan Finance sepakat mengembalikan kendaraan kredit  pada tanggal 30 Agustus 2017.

Hal tersebut tertuang dalam surat pernyataan yang di buat Pihak PT. Sinar Mitra Sepadan Finance, namun sampai saat ini belum juga dikembalikannya Kendaraan kredit tersebut kepada kliennya.

“Berdasarkan informasi yang kami dapat, kendaraan tersebut saat ini telah dilelang oleh PT. Sinar Mitra Sepadan Finance tanpa melakukan pemberitahuan kepada Yohanes Mesak, dan ini jelas PT. SMS Finance telah melawan hukum,” tegas Imam.

Imam Zarkasih and Partner atas kjasa hukum Yohanes Mesak telah melakukan gugatan melalui Pengadilan Negeri Mataram dengan Perkara No.83/Pdt.G/2018/PN.Mtr tertanggal 13 april 2018.

“Di samping gugatan melalui Pengadilan Negeri Diatas, kami juga melakukan laporan pengaduan terhadap PT. Sinar Mitra Sepadan Finance kepada Kepala Otoritas Jasa Keuangan Propinsi Nusa Tenggara Barat,” tutup Imam. (bs/01)

TINGGALKAN KOMENTAR