Perayaan Ultah ke 67 Meriah, IBI Semakin Matang

Perayaan Ultah ke 67 Meriah, IBI Semakin Matang

239
0
BAGIKAN

Sumbawa Besar—Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (PC IBI) Sumbawa, merayakan Hari Ulang Tahun ke 67, Sabtu (28/07/2018). Perayaan tersebut dipusatkan di Taman Agro Tamase, Buer, Kabupaten Sumbawa.

Sebelum acara inti, terlebih dulu dilaksanakan peregangan dalam rangka mempromosikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Kegiatan yang dilombakan ini dijuarai oleh ranting unit II sebagai juara 1, disusul ranting Unter Iwes sebagai juara 2 dan ranting RSMA sebagai juara 3.

Ketua PC IBI Sumbawa, Ummi Kalsum, kepada media ini, menyebutkan bahwa peringatan HUT IBI yang ke 67 tahun menunjukan kematangan organisasi dengan berbagai pengalaman dan perkembangan yang dilalui dalam mengarungi usia tersebut.

Dia menegaskan bahwa tentunya masih panjang perjalanan yang harus ditempuh untuk mengantisipasi dan mengisi serta mewujudkan kesehatan ibu dan anak sesuai dengan fungsi utama profesi bidan.

“Bidan diakui sebagai tenaga kesehatan profesional yang bertanggung jawab, bekerja serta menjalin kemitraan dengan perempuan dan memberikan pelayanan contimum of care mulai dari hamil hingga lansia,” kata Ummi Kalsum.

Dia mengatakan bahwa bidan memiliki peran penting dalam mengawal kesehatan maternal neonatal melalui gerakan masyarakat sehat dan pelayanan berkualitas.

Sesuai dengan tema peringatan HUT IBI ke 67, tahun 2018 yang merupakan komitmen bidan dalam pembangunan kesehatan di Indonesia khususnya maternal dan neonatal.

“Tema HUT IBI tahun ini adalah Bidan garda terdepan mengawal kesehatan maternal neonatal melalui Germas dan Pelayanan berkualitas,” tegasnya.

Dia menjelaskan bahwa Germas merupakan gerakan nasional yang diprakarsai Presiden RI yang mengedepankan promotif dan prefentif tanpa mengesampingkan kur dan rehab. Dilakukan tidak merokok, tidak mengkomsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan dan menggunakan jamban.

Salah satu kegiatan yang telah dilaksanakan untuk menghadapi tantangan tersebut dan tetap berproses sampai sekarang yakni upaya menjaga kompetensi anggota agar dapat memberikan pelayanan kebidanan berkualitas, pelayanan kesehatan standar dengan melaksanakan pendidikan berkelanjutan yaitu melalui pelatihan MU sebalum melaksanakan re-registrasi STR.

Mengenai perkembangan SDM IBI, Ummi Kalsum, memaparkan bahwa saat ini IBI telah berkembang dengan baik, hal ini ditandai dengan telah adanya 34 pengurus daerah (tingkat propinsi), 508 pengurus cabang, dan 2592 pengurus ranting. Khusus PC IBI Sumbawa, tercatat sebanyak 964 orang anggota  yang terdiri dari 313 PNS, Sukarela 496 orang, klinik swasta 12 orang, PMB 21 orang dan lain-lain hingga 50 orang.

“Bidan ini sangat besar perannya dalam rangka menyelamatkan wanita di Maya Pada. Jadi mempunyai peran dalam menekan AKI/AKB yang merupakan indikator kesejahteraan masyarakat dan berhubungan dengan IPM,” paparnya.

Ummi Kalsum juga mengulas sejarah lahirnya IBI nyang merupakan  organisasi profesi yang menjadi wadah dan perhimpunan para bidan di Indonesia. Dalam mencapai tujuan melalui kebijakan peningkatan profesionalisme anggota guna menjamin masyarakat mendapat pelayanan berkualitas.

Di hadapan jajarannya, dia mengulas bahwa  IBI didirikan pada tanggal 24 Juni 1951 di Jakarta. Pada tahun yang sama IBI bergabung dengan organisasi wanita yaitu KOWANI sebagai salah satu anggota. Sedangkan tahun 1951 IBI menjadi anggota ICM dan tahun 1985 IBI dinyatakan sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Marilah kita menoleh pada masa lalu sebagai pelajaran untuk masa sekarang dan berharap untuk masa depan yang lebih baik. Mari kita lakukan apa yang bisa, berjuang sekuat tenaga, dan memberi yang terbaik pada setiap kesempatan,” cetusnya.

Dia mengajak kepada jajaran PC IBI Sumbawa agar bersama-sama menjaga, merawat dan menumbuhkembangkan IBI menjadi organisasi yang hebat dan bermartabat sejajar dengan organisasi lain maupujn organisasi terkuat dunia.

“Bidan sangat dibutuhkan dalam memberikan pelayanan kebidanan pada setiap tatanan pelayanan primer,” pungkasnya.

Selama rangkaian perayaan HUT IBI ke 67 tahun tersebut, IBI Sumbawa juga telah melakukan kegiatan sosial dalam bentuk pelayanan KB Gratis, pelayanan IVA tes, ANC gratis, donor darah, lomba senam peregangan, dan sunat massal maupun anjang sana kepada para sesepuh IBI. Bahkan salah seorang anggota IBI Sumbawa—Uswatun Hasanah, menjadi paramedis teladan tahun 2018 juara 1 tingkat Propinsi dan mewakili Propinsi NTB. Uswatun merupakan bidan yang bertugas di Desa Tepal, Batulanteh, yang merupakan daerah terpencil di pedalaman Kabupaten Sumbawa. (bs/01)

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR