Home Pariwisata Ini Dia Kelemahan Sumbawa Hadapi Sail Moyo Tambora

Ini Dia Kelemahan Sumbawa Hadapi Sail Moyo Tambora

237
0

Sumbawa Besar–Kabupaten Sumbawa pada 9 September 2018 mendatang akan kebanjiran tamu dari berbagai Negara. Mereka singgah di Sumbawa sebagai bagian dari event Sail Moyo Tambora.

Event Sail Moyo Tambora tidak hanya akan dihadiri para wisman melainkan juga diramaikan para tamu dalam negeri. Maka hunian atau kamar hotel diproyeksikan akan penuh sesak.

Kabag Humas, Tajuddin, kepada media ini, mengutarakan bahwa Sail Moyo Tambora adalah gawe yang sangat besar. Tantangannya harus menyiapkan penginapan dalam bentuk homestay karena hotel terbatas.

“Sehingga Dinas Pariwisata menurut kami perlu untuk mendata dan mengecek rumah yang repsentatif,” kata Tajuddin.

Kekurangan lain sebutnya pada sarana transportasi. Sumbawa tidak ada grap atau go-jek, maka pemilik rumah penginapan atau rent car untuk menyiapkan diri. Termasuk para pengurus ojek untuk memfasilitasi dan mendukung kegiatan Sail Moyo Tambora.

“Kita mesti bertemu dengan para pengurus ojek. Kita implementasikan lawas kadatang sangka ku angkang mole ku santuret kemang. lema mampis bawa rungan.

Maka tentu dukungan semua pihak harus ada termasuk BUMN dan BUMD. Bila perlu kita ramaikan Sumbawa dengan umbul-umbul yang ada,” ungkap dia.

Rencananya lanjut Tajuddin, titik sentral dan grand opening seremoni dipusatkan di Dermaga Labuhan Badas dan dibuka Presiden Joko Widodo.

“Untuk UMKM dipusatkan di Saliper Ate. Kita juga perlu siapkan spot wisata, budaya dan kuliner. Harus segera kita siapkan. Termasuk outlet ole-ole khas Sumbawa. Jika ada pemuda yang berusaha di sablon, maka silahkan gunakan,” tambahnya.

Tajuddin memaparkan, dalam event Sail Moyo Tambora tersebut dipastikan akan hadir 140 kapal yact dari berbagai negara. Para peserta sudah mulai bergerak dari Singapura dan Australia bertemu di Labuhan Bajo, dan akan masuk di Pelabuhan Badas selama empat hari. (bs/01

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here