Home Hukum & Kriminal Kepala BWS NT 1 Diduga Bermasalah, Inilah Upaya Aliansi LSM ke KPK...

Kepala BWS NT 1 Diduga Bermasalah, Inilah Upaya Aliansi LSM ke KPK dan BPK

57
0

Sumbawa Besar–Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara 1 (BWS NT 1) diduga bermasalah dalam hal pengelolaan keuangan instansi tersebut.

Dugaan tersebut dikemukakan Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Pemuda Anti Korupsi Tanah Samawa (Gpakta) Jupri dan Forum Peduli Penyaring (FPP)  Irwansyah. Merek pun meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI turun ke Kabupaten Sumbawa agar segera memeriksa Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) NT 1 Asdin Juliady dan kawan Рkawan.

“Hal ini harus disikapi bersama oleh seluruh komponen masyarakat Sumbawa. Karena beberapa tahun belakangan ini proyek BWS selalu menjadi topik pembicaraaan di kalangan masyarakat dan LSM yang ada di Kabupaten Sumbawa,” tegas Jupri.

Dalam pengerjaannya proyek BWS lanjutnya, di beberapa tempat ditemukan ada permasalahan. Misalnya di Desa Penyaring bahwa ada proyek tambak hingga saat ini belum selesai. Bahkan beberapa pembayaran kepada pelaksana belum juga dilunasi.

“Makanya kami datang untuk bertemu langsung dengan PPK dan pelaksana. Namun hari ini justru kami tidak bisa bertemu karena PPK dan pelaksana proyek tidak berada di Sumbawa,” kesalnya, Senin (03/09/2018).

Dia menegaskan, ada dugaan kerugian negara pada proyek-proyek yang dilakukan oleh BWS. Oleh karena itu Gfakta meminta kepada KPK dan BPK RI turun mengaudit seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh BWS

Ketua Forum Peduli Penyaring Irwansyah mengatakan dalam hal proyek tambak di Desa Penyaring para 2017 lalu diduga negara dirugikan mencapai Rp 3 Milyar. Dia merujuk pada RAB yang pihaknya kantongi. (bs/01)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here