Home Hukum & Kriminal ADKASI Nilai Kasus Malang Bencana Caleg 2019

ADKASI Nilai Kasus Malang Bencana Caleg 2019

142
0

Sulawesi Barat–Diakui atau tidak tercorengnya  41 anggota DPRD Malang yang diharapkan tetap tertanggal ‘yang terhormat’ malah mereka sendiri (legislator) yang menghianati nama harum itu.

Rasa malu ini terungkap sekaligus himbauan Asosiasi DPRD Seluruh Indonesia (ADKASI) menanggapi kasus ‘memalukan’ terceratnya 41 dari 45 anggota DPRD Kota Malang, oleh KPK.

“Ini sangat memalukan lembaga DPRD dan menghianati aspirasi rakyat, kita dipilih rakyat bukan untuk melakukan perbuatan seperti korupsi, gratifikasi, dan lainnya,” kritik Ketua ADKASI,  Lukman Said, yang juga ketua DPRD Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Lukman Said menghimbau kepada seluruh anggota DPRD yang sedang memproses pembahasan APBD 2019 agar lebih berhati-hati (bila pahit katakan pahit) tapi bukan sebaliknya pahit dibalik jadi manis hanya karena pembahasan itu ada apa-apanya dengan mengatasnamakan aspirasi masyarakat.

“Bekerjalah demi kepentingan rakyat dan tidak bermain-main bila kalian tidak (ingin seperti) Anggota DPRD Kota Malang,” imbuhnya, seraya mengingatkan setiap pembahasan  semestinya dilakukan dengan mekanisme, usai pelantikan salah satu anggota DPRD Pengganti Antarwaktu

Pasalnya , kata Lukman Said, kita (anggota DPRD) bersyukur karena negara telah berpihak kepada anggota DPRD seluruh Indonesia, dengan  tunjangan anggota DPRD sudah cukup untuk mendanai kegiatan-kegiatan berpolitik di daerah

“Selaku Ketua Adkasi, saya sangat kecewa dengan perbuatan yang mencoreng nama lembaga seperti yang terungkap dengan tertangkapnya 41 anggota DPRD Malang,” katanya dengan penuh penyesalan.

Ini artinya tandas Lukman Said, hanya 4 anggota DPRD Malang yang menjaga lembaga wakil rakyat . Bahkan bila hal ini tak terjaga mak sudah dipastikan bencana caleg pada Pemilu 2019. (JNN/bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here