Home Sosial Budaya Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumbawa Soroti Fashion Show Street

Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumbawa Soroti Fashion Show Street

875
0

Sumbawa Besar–

Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumbawa mengecam aksi Sail Moyo Tambora {SMT) tahun 2018 di Sumbawa yang diselengarakan dalam rangka pengenalan Budaya dan Pariwisata Sumbawa khususnya yang menampilkan mode Fashion Show busana terbuka.

Ketua Pemuda Muhammadiyah, Edy Kurniawan, Jum’at (14/09/2018) menegaskan bahwa hal tersebut melanggar norma dan etika Tau dan Tanah Samawa yang menjunjung tinggi nilai nilai kesopanan.

Menurut Edy, aksi  tersebut adalah sebuahpelanggaran moral dan etika dan mencoreng falsafah Tau dan Tana Samawa yaitu “AdatBerenti Ko syara, Syara Berenti ko Kitabullah“ dan ini tidak sesuai dengan slogan Husni-Mo yaitu Sumbawa Hebat dan Bemartabat.

“Menampilkan model busana yang memerkan lekuk tubuh terbuka,hal ini benar benar tidak sesuai dengan budaya dan karakter Tau dan Tanah Intan Bulaeng,” ungkap Edy.

Lanjutnya, ini merupakan problem kebudayaan yang  terjadi akibat  penafsiran budaya yang keliru. Terlebih acara tersebut merupakan ajang menjual Budaya dan Pariwisata Samawa kepada para wisatawan yang datang ke Tana Samawa.

“Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sumbawa merasa prihatin dengan konsep yang disajikan oleh Pemerintah daerah dalam menunjukan salah satu keunggulan daerah Kabupaten Sumbawa dengan ajang fashion Show tersebut,” cetus Edy.

Bagi pihaknya bahwa segogyanya kemeriahan moment demi momen dari perhelatan Sail Moyo bukanlah sebuah formalitas semata. Nilai-nilai etika dan estetika dalam penyelenggaran acara tersebut harus menjadi poin utama.

Padahal acara tersebut seharusnya mampu dijadikan  sebagai sistem gagasan yang terdiri dari norma, nilai-nilai dan aturan, sehingga  kebudayaan Tana dan tau Samawa dapat dijadikan sebagai pembelajaran. Dalam konteks ini, acara fashion show tersebut tidak boleh dibubuhi dengan budaya yang bernuasa kebarat-baratan.

Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah  Sumbawa juga meminta kepada Panitia Sail Moyo untuk lebih matang dan selektif dalam menentukan konsep acara dalam ajang perhelatan selanjutnya. Tentunya dengan pertunjukan yang lebih menjunjung tinggi Etika dan Moral serta dapat memberikan edukasi positif terhadap generasi muda, sehingga diharapkan melalui ajang SMT ini Kabupaten Sumbawa dapat menjadi Role Model untuk daerah lainnya khusus di NTB dan Indonesia pada umumnya.

“Karena kebudayaan yang lahir di negeri ini adalah hal yang patut diperhatikan secara mendalam sehingga benar benar mencirikan karakter dari Tau dan Tana Samawa serta Bangsa Indonesia. Fastabiqul Khairat,” pungkas Edy Kurniawan. (bs/01)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here