Home Pendidikan Karena Hal Ini, Negosiasi Alot Antara Komisi IV dan Guru Honorer/PTT

Karena Hal Ini, Negosiasi Alot Antara Komisi IV dan Guru Honorer/PTT

237
0

Sumbawa Besar–Aksi unjuk rasa GTT dan PTT yang tergabung di dalam Forum Komunikasi Guru Honorer dan Pegawai Tidak Tetap Kabupaten Sumbawa, Senin (01/10/2018) yang menuntut diangkat menjadi PNS tanpa tes berlangsung tegang dan nyaris ricuh.

Sebab, para Guru Hononer dan PTT, menolak masuk ke ruangan untuk melaksanakan hearing dengan para wakil rakyat di Komisi IV DPRD Sumbawa dan Kepala Dikbud maupun Kepala Badan Kepegawaian Daerah.

Ketua Komisi IV–Ida Rahayu secara bergantian dengan Wakil Ketua, Khairuddin dan Anggota Komisi IV, Ahmadul Kosasih, mempersilahkan agar perwakilan massa aksi untuk duduk bersama di ruangan namun ditolak dengan alasan agar mendengar secara langsung tanpa keterwakilan.

“Harapan kami, segala persoalannya kita selesaikan di sini, duduk di sini. Apa yang menjadi pernyataan sikap kami agar menjadi pertimbangan,” sebut Ketua Forum, Yuyun Komalasari.

Dia menegaskan tujuh point pernyataan sikap yang telah dikemukakan agar bisa diperhatikan.

Massa aksi memilih untuk duduk di teras depan Kantor DPRD Sumbawa dan tetap menolak masuk ke ruangan.

Sementara itu, di dari luar gedung terlihat Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat, A. Rahim, sudah siap memberikan penjelasan kepada massa aksi mengenai tuntutan dan pernyataan sikap mereka.

“Kami juga berjuang untuk para guru honorer. Kami sebagai wakil rakyat akan membuat surat rekomendasi agar 100 persen pemerintah bisa mengangkat para guru honorer tanpa syarat,” terang Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa, Ida Rahayu, di hadapan para guru honorer.

Menurutnya, hasil komunikasi di Jakarta bahwa pemerintah pusat juga sedang mengurus proses dan aturan yang menyangkut masalah ini.

” Tapi apa daya kami hanya bisa mengkomunikasikan saja,” imbuhnya. (bs/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here