Home Hukum & Kriminal Oknum Pejabat NNT Berada di Balik Demo?

Oknum Pejabat NNT Berada di Balik Demo?

355
0

TALIWANG—Kepolisian Indonesia (Polri) khususnya Polres Sumbawa Barat menerima data dan laporan masyarakat seputar dugaan keterlibatan oknum pejabat Newmont dalam pembiayaan dan fasilitasi aksi demonstrasi yang berbau politik belakangan ini.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Teddy Suhendyawan Syarif, tidak secara eksplisit menyebutkan siapa oknum pejabat Newmont yang terlibat mendanai atau memfasilitasi aksi demosntrasi di Sumbawa Barat. Ia hanya menegaskan, data intelijen dan informasi yang diterima kepolisian menyebutkan banyak orang atau karyawan Newmont terlibat dalam aksi demonstrasi. Bahkan, pengerahan fasilitasi bus dan  armada digerakkan oleh fasilitas mitra bisnis perusahaan raksasa itu.

‘’Itu informasi masyarakat, data intelijen kita. Banyak sumber yang kami terima. Data data ini, akan kami olah untuk mencari bukti bukti kuat, jika benar-benar menganggu kondisi keamanan kita akan tindak tegas sesuai undang undang yang berlaku,’’terangnya.

Kapolres menghimbau kepada seluruh masyarakat dan peserta aksi unjuk rasa agar ikut mencegah provokasi dan upaya dari pihak pihak tertentu memperalat massa untuk kepentingan di luar kepentingan masyarakat. Apalagi, tujuannya menanggu ketertiban umum dan anarkis.

‘’Kami dapat perintah tindak tegas perusuh dari Mabes dan Kapolda. Saya harap masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi di hadapan umum harus benar-benar menghindari konflik kepentingan yang di luar kepentingan umum,’’demikian, Kapolres.

Sementara itu Manager Transportasi Newmont, Masrah Jayadi membantah keterlibatannya dan NNT di balik pembiayaan aksi demonstrasi massa bekalangan ini. Menurutnya, tidak mungkin Newmont terlibat atau mengurusi soal demo, sebab PTNNT adalah perusahaan clear and clean.

‘’Saya tidak terlibat aksi demo. Kalau simpatisan yang dulu mendukung paslon Nurmas, terlibat atau mendukung demo anti korupsi, mungkin saja terjadi pak. Dan sebagai warga negara yang baik sudah semestinya semua orang mendukung gerakan anti korupsi. Korupsi adalah musuh bersama. Jika karyawan terlibat secara personal bisa saja terjadi,’’tutupnya. (bs/04)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here