Home Hukum & Kriminal Operasi Simpatik Untuk Tertib Berlalu Lintas

Operasi Simpatik Untuk Tertib Berlalu Lintas

241
0
Kasat Lantas Polres Sumbawa,

Sumbawa Besar—Polres Sumbawa, mulai 1 Maret hingga 21 Maret menggelar Operasi Simpatik yang difokuskan terhadap Satuan Lalu  Lintas di titik kawasan tertib lalu lintas (KTL). Sementara di Polsek-Polsek juga akan dilakukan kegiatan yang sama.

Operasi Simpatik tersebut merupakan operasi pusat Kepolisian dan serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, menjadi pelopor tertib berlalu lintas serta mewujudkan keamanan, keselamatan, kelancaran lalu lintas.

“Tujuan kami di sini menjadi pelopor tertib berlalu lintas. Sasaran yang dikedepankan yakni kawasan tertib lalu lintas yakni dari perempatan Lawang Gali sampai Gapura RSUD Sumbawa,” terang Kasat Lantas Polres Sumbawa, IPTU. Donny Wira.

Sasaran lain sambungnya, adalah kampanye tertib lalu lintas yang akan diadakan di sekolah-sekolah maupun komunitas-komunitas yang sudah dibentuk seperti komunitas motor. Nantinya akan didukung Jasa Raharja dan beberapa provider yang mendukung untuk sosialisasi kampanye tertib berlalu lintas.

Dengan tujuan kata Donny, untuk menumbuhkan pentingnya tertib berlalu lintas karena pihaknya pun dituntut selama operasi simpatik angka kecelakaan harus menurun.

“Kegiatan operasi simpatik ini tidak melulu hanya melaksanakan razia tapi ada juga kampanye. Di situ disampaikan di sekolah, pelayanan publik dan memberikan edukasi kepada komunitas motor agar kampanye ini bisa disampaikan kepada seluruh masyarakat,”ujarnya.

Dalam hal ini pihaknya mengedepankan peneguran terhadap pengendara yang melakukan pelanggaran berlalu lintas. Misalnya tidak dapat menunjukan SIM dan STNK ketika berkendara maka hanya akan ditegur. Namun jika pengendara berpotensi mengancam keselamatan jiwa maka akan dikenakan penilangan, misalnya tidak mengenakan helm, memakai knalpot protolan, berbocengan tiga, tidak memakai kaca spion dan sebagainya.

Mengenai penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) yang didapatkan Pemda Sumbawa dalam hal tertib berlalu lintas, Kasat Lantas mengemukakan bahwa penghargaan itu memiliki kriteria bahwa Kota Sumbawa sudah tertib berlalu lintas. Tapi kenyataannya sangat berbeda sehingga diharapkan agar penghargaan tersebut harus sesuai dengan kenyataan di lapangan, jangan hanya penghargaan dan tolak ukurnya saja bahwa kota Sumbawa ini merupakan Kota yang tertib lalu lintas.

Selain operasi simpatik ini, kedatangan Raja Arab Saudi—Salman Bin Abdulazis Al Saud di Indonesia khususnya tanggal 4 sudah berada di Bali, untuk itu Polda NTB ikut melaksanakan pengamanan imbangan kegiatan Raja Arab Saudi tersebut.

“Dengan cara operasi simpatik ini akan digabungkan dengan operasi imbangan pengamanan Raja Arab Saudi, yang mana akses menuju Bali baik Bandara maupun Pelabuhan akan diperketat karena kurang lebih 1500 orang personel yang dilibatkan dari Arab Saudi didatangkan langsung,” beber Kasat Lantas Polres Sumbawa. (bs/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here