Home Kesehatan Pasien Asal Pulau Medang ini Dipasung di Puskesmas Labuhan Badas

Pasien Asal Pulau Medang ini Dipasung di Puskesmas Labuhan Badas

1584
1

Sumbawa Besar—Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa mengklaim bahwa Sumbawa bebas pasung, tapi buktinya masih ada saja penderita gangguan jiwa yang menjadi korban pemasungan. Apalagi pemasungan tersebut dilakukan di ruang rawat inap Puskemas Labuhan Badas.

Pemasungan tersebut sudah berlangsung sejak pasien bernama Jupri tersebut sejak tig hari yang lalu. Kondisi pasien yang masih berusia sekitar 27 tahun sangat mengharukan karena tidak mendapatkan perawatan medis semestinya.

Buktinya, pasien yang didampingi bibi dan kakaknya, Heri Susanto, tanpa baju di badan. Jupri hanya mengenakan selembar celana pendek untuk menutupi bagian bawah badannya. Sementara nyamuk di ruang rawat inap Puskesmas Labuhan Badas sesekali hinggap di tubuh pria yang berprofesi sebagai nelayan pemanah ikan di Pulau Medang, Kecamatan Labuhan Bads tersebut.

Menurut pengakuan kakak pasien, Heri Susanto, bahwa adiknya mengalami penyakit gangguan jiwa berasal dari sepulangnya Jupri dari Makassar, Sulawesi Selatan, kurang dari sebulan lalu. Setibanya di rumah kata Heri, Jupri langsung sakit demam selama sehari.

“Besoknya dia langsung ngamuk-ngamuk di rumah dan langsung seperti ini. Kami terpaksa memasung dia karena takut kalau nanti dia mengejar orang,” aku Heri saat ditemui, Selasa (26/04/2016) malam di ruang rawat inap Puskesmas Labuhan Badas.

Pasien gangguan jiwa tersebut selalu berteriak dan mengganggu keberadaan pasien lain di ruangan yang sama. (bs/01)

 

1 COMMENT

  1. Segala sesuatu itu perlu di konfirmasi, kasian masyarakat yg membacax mndapat informasi yg nanggung. Itu hax pernytaan pihak keluarga, mna pernyataan dr pihak puskesmas, dinas kesehatan bahkan dari rumah sakit yg nyata2 ada dokter spesialis jiwax.. Andaikan narasi beritax lbh lengkap, dan informasix sampai kepada pihak berwenang sy yakin pasti akan membantu pasien dan keluargax, krna pasien ini tidak memiliki kartu jaminan kesehatan dlm bentuk apapun.. Sy harap ada penerbitan berita lnjutan ttg pasien ini yg lbh lengkap, shg bisa membantu pasien dan klrgx.. Sy rasa klo bgni narasix fokus informasix akan berbeda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here