Home Uncategorized Begini Tanggapan Kepala Bandara Terkait Ulah Petugasnya yang Terekam Curi HP Penumpang

Begini Tanggapan Kepala Bandara Terkait Ulah Petugasnya yang Terekam Curi HP Penumpang

787
0
Jumpa Pers Ka Bandara

Sumbawa Besar—Menindaklanjuti ulah petugas di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin yang terekam mencuri handphone (hp) penumpang, sejumlah wartawan lokal, regional dan nasional menemui Kepala Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Kamis (30/06/2016).

Niatnya, supaya para Wartawan mendapatkan konfirmasi untuk berimbangnya pemberitaan (cover both side). Niat para pewarta tersebut mendapatkan respon sangat positif dari Kepala Bandara, I Kadek Yuli Sastrawan yang sebenarnya sudah menunggu di ruang kerjanya.

Kepala Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, I Kadek Yuli Sastarawan (2)
Kepala Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, I Kadek Yuli Sastarawan

Kepada pewarta yang memadati ruang kerjanya, Kadek Yuli, mengakui ulah oknum petugasnya yang nakal itu. Bahkan semua petugas Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin sudah dikumpulkan.

Kadek menerangkan, kepada dirinya oknum petugas nakal tersebut mengakui bahwa dia (pencuri hp, red) tengah membersihkan keranjang dan melihat hp di bawah mesin x-ray. Di lokasi itu dia mengambil hpmilik salah seorang penumpang.

Tapi menyesalkan tindakan anak buahnya yang tidak langsung melapor bahwa ada yang barang yang ketinggalan. Dia kemudian pergi ke kamar mandi. Setelah itu barulah oknum pegawai itu mengaku.

“Oknum pegawai itu berniat untuk memiliki barang tersebut. Secara pribadi saya juga sudah menegur oknum pegawai tersebut.  Dua sudah tidak ditempatkan di bagian pelayanan. Kejadian ini juga diproses hingga ke pusat, karena menyangkut nama baik. Kami tidak ingin kejadian tersebut kembali terulang kedepannya,” papar Kadek Yuli.

Ia menegaskan, dari pengalaman ini, akan lebih mempertegas kepada pegawainya agar lebih faham akan tugasnya. Kepada para pegawainya, Kadek meminta agar kejadian seperti itu merupakan kejadian terakhir. Karena tidak ingin kejadian ini membuat citra yang tidak baik.

Adapun sanksi yang diberikan untuk sementara hanya adalah pemindahan. Sanksi lainnya akan diterapkan sambil menunggu arahan dari pusat. Sanksi yang akan diberikan kepada pegawai yang melanggar adalah sanksi ringan, sedang dan berat.

Sementara tandas Kadek Yuli, yang dilakukan oleh oknum tersebut merupakan pelanggaran dengan sanksi sedang. Berupa penundaan kenaikan pangkat dan penundaan kenaikan gaji.

Tidak hanya mengenai aksi pencurian oleh anak buahnya, Kadek juga meminta maaf kepada para pewarta yang mendapatkan perlakuan kasar dari oknum petugas Bandara lainnya ketika hendak menemuinya guna konfirmasi pemberitaan.

“Saya meminta maaf. Kemungkinan hal tersebut terjadi karena adanya misskomunikasi. Oknum itu juga sudah sayategur karena dia tidak memiliki kewenangan untuk menjelaskan,” kata Kadek.

Menurutnya, oknum itu hanya bertugas untuk mengarahkan. Bahkan ia menyarankan supaya para wartawan langsung menghubunginya jika ada apa-apa di lapangan. Karena dia pribadi tidak pernah menutup komunikasi. (bs/02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here