Home Pendidikan Aktifis Anak Sedih Melihat Kerusakan Hutan

Aktifis Anak Sedih Melihat Kerusakan Hutan

367
0

Sumbawa Besar—Tingginya tingkat kerusakan hutan di Kabupaten Sumbawa karena illegal logging, ternyata juga membuat aktifis anak merasa pilu dan sedih.

Hal ini dirasakan oleh Rustam Rizki Efendi yang akan menjadi delegasi Kabupaten Sumbawa pada Jambore Generasi Hijau (Green Generation Jambore) di Mamuju—Sulawesi Barat, pada 16 hingga 21 Oktober 2016 mendatang.

rustam-rizki-efendi-2Menurut pelajar kelas XII IPS 2 SMAN 1 Sumbawa itu, kondisi itu sangat miris. Betapa tidak, sebagai masyarakat Sumbawa seharusnya menjaga hutan agar tetap lestari bukanya malah merusak tanpa berpikir untuk generasi selanjutnya. Hanya dengan iming-iming uang semua hal dapat dilakukan.

“Kami generasi pemuda yang akan membangun Sumbawa ini, berharap kepada masyarakat luas gunakanlah sarana prasarana dan kemampuan yang lain daripada harus menghabiskan sumber daya yang ada di hutan,” jelasnya.

Ia menambahkan, gunakanlah sumber daya dengan sebaik-baiknya. Jangan menggunakan sumber daya dengan memberikan efek positif terhadap yang digunakan.

“Karena bukan hanya anda yang merasakan dampaknya nanti, tapi semua orang. Dapat kita bayangkan kalau hutan di Kabupaten Sumbawa semua ditebang, kemanakah serapan air hujan akan mengalir,” ujarnya.

Dengan kerusakan hutan tegasnya, akan menyebabkan banjir di mana-mana dan merugikan semua pihak. Untuk itu ia berpesan agar masyarakat mulai meninggalkan kebiasaan merusak hutan dan mulailah berbenah untuk memajukan masyarakat, bukan malah memundurkan dan menambah konflik baru. Karena untuk menghasilkan uang, tidak harus dengan cara menebang hutan semata. (bs/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here