Home Ketahanan Bulog Harus Beli Gabah Rp 3.700/Kg

Bulog Harus Beli Gabah Rp 3.700/Kg

656
0

Sumbawa Besar—Komandan Kodim (Dandim) 1607 Sumbawa, Letkol ARM. Sumanto, menegaskan agar Bulog membeli gabah petani dengan  harga Rp 3.700 per kgnya, tidak boleh lagi ada pembelian di bawah harga yang ditetapkan pemerintah (HPP).

Hal itu disampaikan Sumanto usai kegiatan rapat serapan gabah (sergap) di Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Selasa (07/03/2017), dihadiri Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog Subdivre Sumbawa dan Kodim 1607 Sumbawa.

Dandim mengatakan bahwa, rapat sergap tersebut untuk menghindari adanya pembelian gabah petani diluar harga yang sudah ditetapkan. Dalam hal ini, sesuai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan), Bulog harus membeli gabah dengan harga Rp 3.700 perkilogram di lapangan.

 

Ia menjelaskan, target serapan gabah yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 45 ribu ton dengan Bulog selaku leading sektor. Peran TNI di dalam hal ini sebatas mendorong Bulog untuk langsung menyerap gabah di petani.

“Kami siap membantu Bulog sehingga target pemerintah pusat bisa dipenuhi. Agar penjualan gabah ke luar daerah tidak dilakukan hingga target tersebut terpenuhi. Karena semua pihak harus berkomitmen untuk menyukseskan program ini,” tandas Dandim.

Hasil gabah petani di seluruh Kabupaten Sumbawa diperkirakan mencapai 500 ribu ton. Dengan jumlah target serapan gabah tahun ini, diharapkan bisa terpenuhi. Pengiriman gabah ke luar daerah juga harus bisa dikendalikan supaya target serapan gabah di Kabupaten Sumbawa bisa terpenuhi.

Untuk mengatur mekanisme keluar masuknya gabah di NTB, menurut Dandim bahwa akan ada Peraturan Gubernur (Pergub) NTB tentang serapan gabah ini.

Kepala Bulog Sub Divre Sumbawa, Lalu Tawang, berjanji bahwa pihaknya akan berupaya memenuhi target. Caranya, bekerjasama dengan TNI untuk mengawal dalam serapan gabah ini.

Ia menjelaskan, secara penyerapan di lapangan nanti akan dilakukan oleh mitra Bulog. Juga akan dibentuk satuan kerja (Satker) pengadaan untuk memancing para rekanan membeli gabah petani sesuai dengan harga dari Bulog. Upaya tersebut sebagai bentuk  terapi bagi rekanan agar membeli dengan harga yang sama dengan Bulog.

“Kepada petani agar jangan menjual gabahnya jika harganya di bawah Rp 3.700 perkilogram. Karena pasti rekanan akan membeli dengan harga Rp 3.700 kilogram. Kami juga himbau agar rekanan mitra kami untuk membeli sesuai dengan harga yang ditentukan. (bs/02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here