Home Pilkada Panwaslu KSB Lantik 193 Orang PTPS

Panwaslu KSB Lantik 193 Orang PTPS

131
0

Taliwang– Panwaslu Kabupaten Sumbawa Barat telah melaksanakan Pembentukan di 193 Pengawas Tempat Pemungutan Suara Pada Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur tersebut.

Sesuai dengan Pedoman yang telah diterima dari Bawaslu Republik Indonesia melalui Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Barat yang kemudian telah ditidaklanjuti kepada Panwascam se Kabupaten Sumbawa Barat untuk melakukan perekrutan di wilayah kerjanya masing-masing.

Berdasarkan Time Line Pembentukan Pengawas Tempat Pemungutan Suara telah dilaksanakan sesuai dengan tahapan yang sudah dicantumkan didalam Pedoman perekrutan sejak tanggal 21 Mei sampai dengan tahapan pelantikan pada tanggal 3 Juni 2018. Tahap demi tahap telah dilalui oleh panwascam di masing masing wilayah di Kabupaten Sumbawa Barat.

Begitu banyak kendala yang dihadapi baik oleh Panwascam, maupun para peserta yaitu pelamar terutama terkait persyaratan yang harus mereka penuhi.

Namun seiring waktu dari Panwaslu Kabupaten Sumbawa Barat melalui Koordiv. SDM Panwaslu KSB, Herman Jayadi terus memberi pemahaman terhadap para pelamar akhirnya seluruh persyaratan yang diisyaratkan di dalam aturan terpenuhi.

Setelah terpenuhi syarat-syarat, panwascam melaksanakan seluruh proses mulai dari Pengumuman awal, penelitian berkas, pengumuman hasil penelitian berkas administrasi, hingga tes wawancara selanjutnya diumumkan dan ditetapkan sebagai peserta pengawas tempat pemungutan suara.

Sehingga pada tanggal 3 Juni 2018 telah dilaksanakan pelantikan secara serentak yang dilakukan dan dipusatkan di Kecamatan masing-masing.

Tujuan pembentukan Pengawas Tempat Pemungutan Suara untuk melakukan pengawasan pemilihan di tingkat Tempat Pemungutan Suara/TPS pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Wilayah Kabupaten Sumbawa Barat mulai dari pengawasan persiapan hingga pelaksanaan sebagaimana tertuang di dalam tugas, wewenang serta Kewajiban yaitu mengawasi pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018.

Dalam tahap awal dilakukan Persiapan Pemungutan Suara, Pelaksanaan Pemungutan Suara, Persiapan Penghitungan Suara, Pelaksanaan Penghitungan Suara, dan Peryerahan Hasil Penghitungan Suara dari TPS ke PPK. Selanjutnya Menyampaikan keberatan dalam hal ditemukannya dugaan pelanggaran kesalahan dan atau penyimpangan.

Bahwa kata Herman, laporan hasil pengawasan pemungutan dan penghitungan suara kepada Panwaslu melalui Panwas Desa atau Kelurahan, dan menyampaikan laporan hasil pengawasan kepada Panwaslu Kecamatan melalui Panwas Desa atau Kelurahan, masa tugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara sampai 23 hari sebelum hari dan tanggal pemungutan suara dan berakhir 7 (tujuh) hari setelah hari pemungutan suara.

“Selamat kepada 193 orang yang terbaik untuk menghantar dan menyukseskan pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur di Kabupaten Sumbawa Barat,” kata Herman.

Panwaslu Kabupaten Sumbawa Barat menaruh harapan semoga para pengawas TPS tersebut dapat menjaga netralitas, hubungan kemitraan dengan penyelenggara dalam hal ini KPPS dan menjalankan tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan tanpa ada intervensi dari pihak manapun sehingga hasil pemilihan Gubernur dan Qakil Gubernur berkualitas sehingga dapat memberi suasan nyaman,aman dan kondusif. (bs/04)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here