Home Ekonomi Pasar Terbakar, Wabup Beri Perhatian Serius

Pasar Terbakar, Wabup Beri Perhatian Serius

58
0

Sumbawa Besar–Pemda Kabupaten Sumbawa, Kamis (23/01/2019) menggelar rapat koordinasi mengenai musibah terbakarnya Pasar Seketeng, di ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa.

Rapat ini dipimpin langsung Wakil Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah, diikuti OPD terkait, TNI dan Polri.

Wabup menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya rapat ini untuk membicarakan langkah-langkah yang harus segera diambil terkait kebakaran Pasar Seketeng.

“Jangan sampai roda perekonomian masyarakat terhenti, mengingat pasar seketeng ini merupakan pasar tradisional terbesar yang berlokasi di pusat Kota Sumbawa,” ucap Wabup.

Terkait hal tersebut Wabup minta kepada Kepala Bapenda untuk segera mengambil langkah-langkah kongkrit untuk menetralisir situasi, dengan mengkoordinir dan mengundang para pedagang pasar seketeng, untuk mensosialisasikan dan memutuskan terkait relokasi sementara Pasar Seketeng.

Karena menurut informasi yang diterima dari Kasat Pol-PP, sampai saat ini masih banyak pedagang yang berjualan didalam dan sekitar pasar seketeng, serta segera berkoordinasi dengan Bagian LPBJP Setda Kabupaten Sumbawa, untuk dapat memprioritaskan relokasi di Taman Kerato.

Untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran, Wabup menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian, termasuk untuk menepis suara sumbang yang beredar bahwa pasar seketeng sengaja dibakar, dan minta pihak kepolisian dan Pol-PP untuk membantu pengamanan untuk menghindari konflik, serta untuk segera menutup akses menuju pasar Seketeng untuk memudahkan proses penyelidikan.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Wirawan Ahmad, melaporkan bahwa jumlah pedagang pasar seketeng 2.267 pedagang, pedagang kios/petak los/took berjumlah 615 pedagang, dan pedagang plataran sejumlah 1.652 pedagang.

Terkena dampak kebakaran sejumlah 1.900 pedagang, kios/petak los/took sejumlah 525 pedagang, dan plataran sebanyak 1.375 pedagang.

“Yang tidak terkena dampak sebanyak 140 pedagang, kios/petak los/toko sebanyak 90 pedagang, dan plataran sebanyak 150 pedagang,” sebutnya.

Dandim 1607 Sumbawa Letkol. Inf. Syamsul Huda, SE menyatakan hal yang sama bahwa setelah dilakukan konsolidasi internal agar segera mengundang dan mengumpulkan asosiasi pedagang pasar seketeng, untuk disosialisasikan tentang rencana ke depan baik jangka pendek, maupun jangka panjang relokasi pedagang terkait musibah yang terjadi, dan harus segera diputuskan masalah kesepakatan relokasi. (bs/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here