Home Ekonomi Relokasi Pedagang Pasar Seketeng Tetap di Taman Kerato, Pragas Hanya Sementara

Relokasi Pedagang Pasar Seketeng Tetap di Taman Kerato, Pragas Hanya Sementara

109
1

Sumbawa Besar—Proses relokasi para pedagang pasar Seketeng oleh Bapenda dan unsur pemerintahan maupun TNI dan Polri tidak lepas dari adanya dukungan dan kritikan. Khususnya penempatan para pedagang pasar di Stadion Pragas.

Terakhir dari Pimpinan DPRD Sumbawa, Kamaluddin, yang menyoroti proses relokasi para pedagang tersebut. Menurut Kamal bahwa pemerintah harus memikirkan lokasi, biaya serta akibat dari pemindahan yang dilakukan sebanyak dua kali, di Stadion Pragas dan Taman Kerato.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)—Wirawan, kepada media ini, Rabu (30/01/2019) mengutarakan bahwa pihaknya mengapresiasi terhadap masukan dari pihak manapun, khususnya pimpinan DPRD Sumbawa yang disampaikan melalui forum rapat dengar pendapat maupun di media massa.

Namun sebutnya, setelah melaporkan ke pimpinan di atas dengan mempertimbangkan progress teknis dan administrasi yang telah dilakukan, tetap konsisten pada rencana bahwa tempat relokasi tetap di Taman Kerato sambil menunggu proses pembangunan pasar Seketeng.

“Masyarakat Kerato menyambut baik rencana dan kedatangan kami karena akan diimplementasikan pelaksanaan relokasi berbasis masyarakat. Dengan cara pemerintah bersinergi dengan masyarakat. Sehingga tidak hanya mendapat dampak tapi juga mendapatkan manfaat dari pasar tersebut,” ungkap Wirawan.

Dia mengatakan bahwa rencana tersebut sebenarnya sudah diketahui oleh para pedagang. Bapenda pun telah menyampaikan kepada para pedagang jauh-jauh hari sebelum terjadinya musibah kebakaran pasar Seketeng.

“Bahwa dalam rangka pembangunan pasar Seketeng kita akan relokasi, namun takdir berkata lain ada musibah kebakaran. Pemerintah harus menyiapkan segera lokasi sehingga masyarakat tidak bingung kemana akan membawa dagangannya maka kita ini berkorban untuk menggunakan fasilitas olahraga untuk pasar darurat sementara. Setelah siap yang di kerato, maka kita relokasi,” sebut Kepala Bapenda Sumbawa.

Dia berharap agar para pedagang dan masyarakat mendukung program pemerintah agar satu tahapan demi tahapan dapat selesai.

Karena menurutnya, kalau terus berpolemik dan hanya mengurus masalah relokasi sementara saja, maka kapan waktu yang akan digunakan untuk memulai proses administrasi dan fisik pembangunan. Proses tersebut pun membutuhkan focus dan konsentrasi intens sehingga tahapan demi tahapan dapat diselesaikan sesuai dengan regulasi yang benar. (bs/01)

1 COMMENT

  1. Menurut saya seketeng sudah tidak pas lagi di jadikan pasar.
    Sempit, di jalan utama jga terasa macet. Dan banyak pengendara pelanggar lalu lintas.
    Kalo bisa di pindah ke terminal sumber payung.
    Sepertinya lebih pas,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here