Home Hukum & Kriminal Polda NTB Gelar Perkara Aduan Kasus Toko Harapan Baru dan Mitra Teknik

Polda NTB Gelar Perkara Aduan Kasus Toko Harapan Baru dan Mitra Teknik

233
0

Sumbawa Besar–Polda NTB memberikan perhatian serius terhadap pengaduaan penanganan kasus pencurian di Toko milik Lusy dan Ita Yuliana, Toko Harapan Baru dan Mitra Teknik beserta gudangnya.

Sehingga pada Kamis (14/02/2019), Ita Yuliana didampingi kuasa hukumnya Surahman, SH.,MH., memberikan keterangan di hadapan Penyidik Paminal Polda NTB. Kehadiran Ita Yuliana tersebut untuk memenuhi panggilan Penyidik Paminal Polda NTB.

Kuasa Hukum Lusy dan Ita Yuliana, Surahman SH.,MH., menyampaikan kepada media ini bahwa terkait proses penegakan hukum terhadap kliennya dan sehubungan dengan adanya rujukan dari Mabes Polri yang ditindak lanjuti oleh Polda NTB sebagaimana surat panggilan tertanggal 11 februari 2019, kliennya (Ita Yuliana) dipanggil untuk melakukan klarifikasi terhadap kasus pencurian yang menimpa toko mitra tehnik dan gudangnya serta toko harapan baru beserta gudangnya.

Adapun surat tersebut dengan nomor : B/ /11/WAS.2.4/2019/BIDPROPAM diminta untuk hadir memberikan keterangan atau klarifikasi di ruangan Subbidpaminal Bidpropam Polda NTB terkait pengaduannya.

“Pada Kamis 14 Februari 2019 kemarin telah memberikan keterangannya kurang lebih selama 6 jam untuk di BAP dalam kasus pencurian terdahulu yang dinilai belum sempat ditindak lanjuti oleh Penyidik Reskrim Polres Sumbawa,” terang Surahman.

Dalam persoalan tersebut papar advokat muda ini, bahwa kliennya mengadu ke Polda NTB dan Mabes Polri. Menurut pengakuan Ita Yuliana, laporan pencurian tersebut telah dilaporkan ke Polres Sumbawa namun belum disikapi secara serius.

“Hal itulah yang menjadi keraguannya akankah kasus yang dialami klien saya ditindak lanjuti atau tidak sehingga melayangkan pengaduannya,” sebut Man sapaanya.

Man mengatakan bahwa pihak Polres Sumbawa telah melakukan gelar perkara bersama Polda NTB guna menentukan arah dari proses penyidikan kasus tersebut.

Dirinya menegaskan akan mendampingi kliennya hingga tuntas. Baik itu penyelidikannya akan dilakukan oleh Penyidik di Reskrim Sumbawa maupun bersama dan tim Polda NTB yang rencananya akan ke Sumbawa pada 26 Februari 2019.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat reskrim Polres Sumbawa AKP Zacky Magfur S.IK, mengakui bahwa pihaknya bersama Polsa NTB telah melakukan gelar perkara di Polda NTB pada kamis (14/02/2019).

Menurut Zacky bahwa Polda itu ada fungsi pembinaan dan fungsi pengawasan penyidikan, sebab ada pengaduan dari Ita Yuliana dan Ny. Lusy yang mempertanyakan perkembangan kasus yang dialaminya dan kendalanya seperti apa.

Sebagai bentuk melaksanakan fungsi pengawasan tersebut dari tingkat atas yakni Polda menggelar perkara untuk mencari solusi terhadap kendala dan hambatan serta kekurangan, dan sebagainya untuk dapat ditindak lanjuti.

Zacky pun menegaskan bahwa penanganan kasus tersebut tetap di Polres Sumbawa.

“Penanganannya tetap di Polres Sumbawa. dari enam kali laporan pencurian, ada beberapa yang harus dilakukan pendalaman kasus,” pungkasnya. (bs/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here