Home Hukum & Kriminal Polisi Tangkap Pengedar Sabu Saat Hendak Transaksi

Polisi Tangkap Pengedar Sabu Saat Hendak Transaksi

330
0

Sumbawa Besar–Anggota Satres Narkoba Polres Sumbawa kembali melakukan penangkapan terhadap pengedar narkoba jenis sabu. Penangkapan dilakukan ketika pelaku hendak melakukan transaksi jual beli dengan pembeli, di depan TK Negeri Pembina, jalan Durian, Sumbawa Besar, Jum’at (15/02/2019).

Penangkapan tersebut awalnya terjadi berdasarkan informasi yang diberikan oleh masyarakat. Sat Resnarkoba Polres Sumbawa yang menindaklanjuti ternyata tidak hanya berhasil menangkap pelaku bernisial GP (50) tapi juga mengamankan berbagai jenis barang bukti.

Kasat Resnarkoba Polres Sumbawa–IPTU. Faisal Afrihadi, SH., menerangkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, diketahui bahwa GP sebelumnya pernah dilakukan penggeledahan badan oleh Anggota Resnarkoba Polres Sumbawa.

Setelah beberapa hari menunggu kepastian dari hasil penyelidikan lapangan, akhirnya pada hari Jum’at, tanggal 15 Februari 2019 sekitar jam 15.35 wita salah seorang Anggota Opsnal Resnarkoba Polres Sumbawa berpura-pura menjadi sebagai pembeli Narkotika jenis sabu melalui temannya dari GP.

Kemudian dua pihak tersebut menyepakati lokasi transaksi. Setelah memastikan lokasi transaksi, selanjutnya Anggota Opsnal Resnarkoba yang lainnya sedang memantau kedatangan GP.

Tidak lama kemudian GP tiba di tempat yang telah disepakati sebelumnya.

“Atas kedatangan GP kami segera melakukan penyergapan terhadap dan langsung dilakukan penggeledahan badan,” ungkap IPTU Faisal.

Saat dilakukan penggeledahan badan, Polisi menemukan Narkotika jenis sabu sebanyak 5 pocket sedang yang dibungkus dengan plastik klip warna bening, 8 poket ukuran kecil dan uang tunai sejumlah Rp.6.885.000.

Di hadapan saksi dan masyarakat, GP bahwa memang benar semua barang tersebut adalah miliknya,” tambah Kasat Resnarkoba Polres Sumbawa.

Tidak sampai di situ saja, Anggota Resnarkoba melakukan pengembangan yang kemudian melakukan penggeledahan terhadap 2 rumah milik GP yang berbeda alamat. Namun hasil dari penggeledahan 2 rumah tersebut tidak ada ditemukannya barang bukti yang termasuk Narkotika.

GP juga dibawa ke RSUD Sumbawa untuk dilakukan tes urine dengan hasil positif.

IPTU Faisal menegaskan bahwa terhadap perbuatannya, GP dikenakan pasal sangkaan yakni pasal 114 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika,
perbuatan menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman dipidana penjara paling sing singkat 5 tahun paling lama 20 tahun.

Juga disangkakan Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan cara memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman di bawah 5 gram diancam pidana minimal 4 tahun maksimal 15 tahun. (bs/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here