Home Pemerintahan YSB Usulkan 5 Tokoh Pulau Sumbawa Jadi Pahlawan Nasional

YSB Usulkan 5 Tokoh Pulau Sumbawa Jadi Pahlawan Nasional

138
0

Sumbawa Besar–Yayasan Sumbawa Bangkit (YSB) yang dipimpin Nurdin Ranggabarani, kembali mengusulkan 5 tokoh Pulau Sumbawa untuk menjadi pahlawan Nasional.

5 orang tokoh tersebut yakni Sultan Muhammad Kaharuddin III (Sumbawa), Sultan Sirajuddin (Dompu), Sultan Salahuddin (Bima), Panglima Undru (Sumbawa Barat) dan Laksmana Madya–Lalu Abdul Kadir Manambai.

Salah satu upaya mendukung rencana tersebut, Yayasan Sumbawa Bangkit mensosialisasikan idenya bersama Pemda dan masyarakat Sumbawa melalui sosialisasi bertajuk “Sosialisasi Publik Calon Pahlawan Nasional Tahun 2019” di kantor Bupati Sumbawa, Senin (04/02/2019).

Sosialisasi tersebut juga menghadirkan Wakil Ketua DPR-RI, Fahri Hamzah, yang sangat mendukung upaya pencalonan 5 orang tokoh Pulau Sumbawa sebagai Pahlawan Nasional.

“Kepentingan kita adalah menghadirkan kembali nilai budaya dan adat kita dalam konteks otonomi sebagai entitas kultur dan budaya. Salah satunya mencalonkan raja-raja sebagai pahlawan nasional,” tegas Fahri Hamzah

Sementara itu, Bupati Sumbawa–Husni Djibril, mengapresiasi upaya Yayasan Sumbawa Bangkit yang pernah juga berhasil memperjuangkan nama pendiri Nahdlatul Wathan, Maulana Syeikh Tuan Guru Muhammad Zainuddin Abdul Majid sebagai Pahlawan Nasional tahun 2017 lalu.

“Kami selaku pimpinan daerah gembira dengan upaya ini apalagi beliau sudah menjadikan pahlawan nasional terhadap Tuan Guru Zainuddin Abdul Majid,” kata Bupati Sumbawa, Husni Djibril.

Dia pun meminta kepada jajaran Pemda Sumbawa dan masyarakat Sumbawa untuk ikut mendukung langkahnya selaku Bupati karena ini akan menjadi sejarah bagi Sumbawa khususnya.

“Apa sih untung dan nilai buat saya, sama saja dengan bapak-bapak. Tapi ketika Sumbawa menghadirkan pahlawan nasional, tidak pernah kita bahas yang seperti ini untuk menjadi pahlawan nasional,” sebut politisi senior PDI Perjuangan itu.

Ketua Yayasan Sumbawa Bangkit–Nurdin Ranggabarani, mengungkapkan bahwa terkait pengusulan tersebut, pihaknya juga memperhatikan UU terkait dan bertemu dengan Mensos difasilitasi Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah dan menyerahkan dokumen.

“Mensos minta dilengkapi sebelum diserahkan. Khusus untuk Sultan Salahuddin Bima kami minta rekomendasi ke Bupati Bima selaku penanggungjawabnya.
Sultan Dompu minta ke Bupatinya dan Panglima Undru minta ke Bupati KSB. Khusus Manambai saya yang urus dan KSAL sudah memberikan rekomendasi untuk menjadi penguat termasuk MUI dan ormas lain,” terang Nurdin.

Hanya saja, khusus pengusulan Sultan Sumbawa, Sultan Muhammad Kaharuddin III, Nurdin mengakui masih ada dua hal yang mesti dilengkapi yakni pembuatan film dan buku.

“Ini perlu buku, film dan penamaan. Maka saya minta rekomendasi. Sultan Kaharuddin masih kurang juga karena baru nama Bandara saja, perlu buku dan filmnya,” akunya.

Nurdin menambahkan bahwa Propinsi Papua pernah mengusulkan lima calon pahlawan pada 1995 dan ditetapkan di tahun yang sama.

“Kita ini berencana mengusulkan empat, 1 KSB, 2 Sumbawa, 1 Bima dan 1 Dompu,” tandas Nurdin. (bs/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here