Home Pemilu Bertambah Lagi, Anggota KPPS Yang Meninggal Di Sumbawa

Bertambah Lagi, Anggota KPPS Yang Meninggal Di Sumbawa

207
0

Sumbawa Besar- Pesta demokrasi yang telah laksanakan 17 April lalu banyak meninggalkan kisah bagi para anggota KPPS, pasalnya pemilihan kali ini berbeda dengan pemilihan yang sudah-sudah.Tidak bisa kita pungkiri bahwa penyelenggaran Pimilu kali ini banyak anggota KPPS yang jatuh sakit bahkan meninggal dunia akibat banyak faktor,mulai dari kelelah hingga hivertensi bahkan ada anggota KPPS yang sampai keguguran kandungan akibat waktu yang begitu panjang melaksanakan tugas pememilihan.Ini menandakan betapa berat tugas para anggota KPPS melaksanakan tugas pemilu kali ini,

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumbawa Muhammad Wildan, M.Pd yang dihubungi Via Telpon hari ini, Ahad (28/04/2019) mengatakan, KPU Sumbawa kembali menerima kabar duka dari Ketua PPK Lopok terkait berpulangnya kerahmatullah Bapak Syamsuddin salah satu anggota KPPS Desa Langam Kecamatan Lopok.Meninggalnya anggota KPPS Kecamatan Lopok ini menambah daftar panjang jumlah anggota KPPS yang meningggal dunia usai melaksanakan tugasnya.

Ia melanjutkan, almarhum meninggal dunia dirumah sakit mataram Tanggal 28 April 2019, sebelum dirujuk ke mataram, Bapak Syamsuddin sempat dirawat dipuskesmas Lopok lalu dirujuk ke rumah sakit sumbawa dan setelah itu dirujuk kemataram.

Menurut ketua PPK Lopok yang menyampaikan kabar duka tersebut kepada KPU sumbawa, almarhum, Syamsuddin sakit setelah menyelesaikan tugasnya sebagai anggota KPPS, pada Tanggal 18 April beliau tumbang, lalu dilarikan kepuskesmas kemudian kerumah sakit sumbawa dan seterusnya dirujuk kemataram, terang Wildan.

Atas kejadian ini, KPU Sumbawa langsung menuju kerumah duka dan akan segera melapor ke KPU RI agar nantinya beliau dimasukkan dalam pendataan sebagai penerima santunan penyelenggara pemilu yang meninggal dunia, jelas Wildan.

Ketua KPU Sumbawa berharap, apabila ada petugas atau penyelenggara pemilu yang sakit, baik itu KPPS, PPS dan PPK agar segera melapor ke KPU Sumbawa supaya KPU Sumbawa dapat segera mengetahui dan secepatnya mengambil tindakan apa yang harus dilakukan, tutup Wildan. (bs/ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here