Home Lingkungan Investor Korea Jadikan Sumbawa Tempat Budidaya Tanaman Gamal Dan Pemanfaatan Bongkol Jagung...

Investor Korea Jadikan Sumbawa Tempat Budidaya Tanaman Gamal Dan Pemanfaatan Bongkol Jagung Menjadi Sumber Energi

76
0

Sumbawa Besar- Tahun ini adalah tahun yang baik untuk sumbawa, pasalnya beberapa investor mulai melirik dan berdatangan ke Kabupaten Sumbawa untuk berinvestasi sekaligus akan segera membuat MoU bersama Pemerintah Daerah Sumbawa, salah satu kerjasama mengenai pemanfaatan tanaman gamal dan Bongkol jagung menjadi sumber energi baru.

Bupati Sumbawa H.M Husni Djibril, B.Sc yang ditemui usai menghadiri presentasi rencana investasi perusahaan Gemco asal Korea dan PT ABC di Gedung DPRD Sumbawa, Selasa (25/06/2019) mengatakan, rencana investasi perusahaan Korea di Kabupaten Sumbawa untuk pengembangan Wood Pellet, Pembangunan Biomass Power Plant dan Budidaya tanaman Gamal serta Bongkol Jagung sebagai energi diharap bisa secepatnya termasuk rencana “Ground Breaking” yang rencana september nanti supaya bisa dipercepat karena Pemerintah Daerah telah menyiapkan lahan untuk semua itu sebab akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuaan pembangunan di daerah termasuk penerimaan Pemda Sumbawa.

Alotnya proses selama ini, karena Pemda ingin melihat kesungguhan dan keseriusan investor untuk berinvestasi disamping untuk menyiapkan perangkat aturan yang mesti dilaksanakan oleh pihak perusahaan ke depan, sebab selama ini banyak investor yang datang dan membuat kesepakatan namun setelah itu menghilang tanpa kabar.
“Jadi dengan hadirnya perusahaan yang langsung datang dari Korea untuk menjelaskan rencana investasi serta kesungguhan mereka merupakan hal positif yang harus segera disikapi dan direspon secepatnya,” terang Bupati.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sumbawa yang memberikan persetujuan bagi percepatan investasi ini. Dokumen persetujuan dari DPRD akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan kerjasama (MoU) yang kemungkinan akan dilaksanakan di Korea.
“Ketika semua mendukung tinggal eksekusi saja sebab keberadaan pabrik pellet dan Power Plant yang dibangun investor, secara tidak langsung merupakan hadiah bagi pemerintahan sekarang yaitu dibangunnya pelabuhan teluk Santong, pelabuhan itu dibangun karena ada pabrik tersebut,” jelas Bupati.

Sebelumnya Anggota DPRD, Salamuddin Maula mempertanyakan sejauh mana pihak perusahaan dalam melibatkan masyarakat dan pemda dalam investasi tersebut. Ia menginginkan agar perusahaan dapat bekerjasama dengan Science Techno Park (STP) dalam memproduksi alat-alat teknologi yang digunakan perusahaan.

“Pihak perusahaan harus memberikan jaminan keseriusan dalam investasi ini sebab kami tidak ingin menjadi penonton di daerah sendiri,” tutup Jalo (Sapaan akrab Politisi senior PKS). (bs/ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here