Home Lingkungan Kementerian Perikanan RI Pilih Kabupaten Sumbawa Menjadi Tempat Kegiatan Kampanye Dan Edukasi...

Kementerian Perikanan RI Pilih Kabupaten Sumbawa Menjadi Tempat Kegiatan Kampanye Dan Edukasi Penanggulangan Destructive Fishing RI

38
0

Sumbawa Besar- Permasalahan yang dihadapi pemerintah indonesia sekarang ini adalah penangkapan ikan secara ilegal, salah satunya adalah menggunkan bahan peledak. Penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peladak merupakan cara yang biasa digunakan oleh nelayan tradisional untuk mendapatkan ikan tanpa memikirkan dampak dari bahan yang digunakan bagi kelestarian terumbu karang dan ekosistim lainnya,ikan yang  biasa hidup di terumbu karang dan nelayan menganggap metode penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak dapat memberikan hasil yang banyak tanpa harus bersusah payah menyelam ataupun menjaring ikan yang bersembunyi di terumbu karang padahal hal ini selain dapat merusak ekosistem juga dapat terkena sanksi pidana yang diatur dalam Undang-undang Pasal 8 ayat 1 jo pasal 84 uu no 31 tahun 2004  yg diubah dgn UU no 45 tahun 2009 tentang perikanan dgn pidana mak 6 tahun dan denda mak 1,2 m

Pasal 81 ayat (1) dengan ancaman hukuman 6 (Enam) Tahun penjara dan denda Rp. 1.100.000.000 (Satu miliar seratus juta rupiah).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan melalui Kepala Bidang Pengendalian Usaha Perikanan, Zulkifli, S.Pi,.M.Si,. yang ditemui diruang kerjanya, Rabu (17/07/2019) mengatakan, penangkapan ikan menggunakan bahan peledak memang sangat merusak, bukan hanya merusak ekosistem tetapi juga sangat berbahaya untuk pelakunya sendiri, oleh karena itu di sumbawa masih ada yang mempraktekan penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan oleh nelayan maka Pemerintah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa mengusulkan kepada Pemerintah Pusat untuk mengadakan kegiatan atau kampanye dan Edukasi Penanggulangan Distatif Fhising atau Ilegall Fhising di Sumbawa.

Kegiatan ini adalah kegiatan Pusat yang diadakan setahun sekali di seluruh Indonesia dan ini diadakan di sumbawa tepatnya Desa Perajak Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa. Dalam Even ini, Kabuapaten sumbawa menjadi salah satu kabupaten yang beruntung karna di Indonesia cuma sumbawa yang terpilih menjadi tuan rumah yang oleh kementrian Perikanan RI dari beribu kabupaten yang ada.

Adapun Tujuan dilakukan kegiatan ini adalah untuk memberikan penyadaran kepada pelaku dan masyarakat juga memberikan pengetahuan dini kepada anak-anak sekolah agar supaya dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat tersadarkan akan bahayanya penangkapan ikan menggunakan bahan peledak.

“Kegiatan ini adalah kegiatan Pusat dan tahun ini yang ketiga di seluruh Indonesia dan tahun ketiga ini dipilih di Sumbawa karena memang saya yang mengusulkan pada saat menjadi pemateri dikegiatan pusat saat itu dan saya memilih Desa Perajak karena Desa tersebut Zona Merah atau Desa asal kebayakan pelaku,” jelas Zul (Sapaan akrab Kabid Perikanan ini).

Selain memberikan kesadaran kepada masyarakat, Dinas Kelautan dan Perikanan juga telah membuat alternatif untuk masyarakat setelah mereka tersadarkan akan bahayanya penangkapan ikan menggunakan bahan peledak dan penggunaan alat tangkap berbahaya lainnya melalui kegiatan yang akan diadakan mendatang, terang Zul.

Kegiatan ini akan diadakan pada Hari Rabu 24 Juli 2019 di Desa Perajak Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini akan dihadiri langsung oleh pejabat kementerian yang datang beserta rombongan, tutup Zul. (bs/ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here