Home Kesehatan Pembangunan Enam Puskesmas Di Sumbawa Segera Terlaksana

Pembangunan Enam Puskesmas Di Sumbawa Segera Terlaksana

235
0

Sumbawa Besar- Proyek pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) melalui Kementerian Kesehatan RI Tahun Anggaran 2019 telah digelontorkan senilai Rp 35 Miliar (Tiga Puluh Lima Miliar) untuk kontrak enam paket proyek pembangunan UPT Puskesmas prioritas yang ada di Kabupaten Sumbawa.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Zulkarnaen, SKM,. yang ditemui media ini disela-sela kunjungannya ke TP4D Sumbawa, Selasa (16/07/2019) mengatakan, setelah proyek pembangunan Puskesmas Lenangguar, Orong Telu, Lunyuk, Batu Lanteh, terakhir ini giliran kontrak untuk Puskesmas Lantung dan Ropang terteken, meskipun sempat mengalami gagal tender dua kali namun setelah dilakukan penunjukan langsung kepada dua kontraktor dan akhirnya pembangunan UPT Puskesmas Lantung dan Ropang tuntas juga. Kini kontrak enam puskesmas sudah rampung semuanya.

Untuk dua paket proyek pembangunan dua UPT Puskesmas yaitu Lantung dan Ropang yang mengalami gagal tender dua kali tersebut disebabkan karena pada Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (ULPBJP) Setda Sumbawa tidak ada perusahaan yang dinyatakan memenuhi persyaratan kualifikasi teknis yang ditentukan sehingga Dikes Sumbawa sesuai kewenangan dan aturan perundang-undangan yang berlaku segera mengambil sikap dan tindaklanjut dengan cara menggunakan sistem penunjukan langsung, jelas Zul (Sapaan akrab PPK Dikes Sumbawa ini).

Penunjukan langsung ini juga karena mengingat tenggat waktu serapan anggaran proyek di daerah itu paling lambat 21 Juli mendatang harus telah ditandai dengan adanya kontrak.

Terkait ditunjuknya dua kontraktor pembangunan UPT Puskesmas Lantung dan Lenangguar itu, pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Kajari Sumbawa maupun Ketua TP4D Sumbawa, sehingga secepatnya melakukan penandatanganan kontrak sekaligus kegiatan Pre Contruction Meetting (PCM) dihadapan TP4D agar secara teknis dapat diketahui sejauhmana pekerjaan yang akan dilakukan oleh kedua kontraktor Puskesmas tersebut.

“TP4D telah berkomitmen untuk melakukan program pendampingan bagi pembangunan enam unit UPT Puskesmas baru pada enam Kecamatan tersebut,” terang Zul.

Adapun kendala yang ditemukan dilapangan disebabkan karena sejumlah material yang dibutuhkan tidak berada dilokasi namun kontraktor pelaksana yang telah ditunjuk menyanggupi dan berkomitmen untuk menyiapkan segala material yang dibutuhkan sehingga pelaksanaan pembangunan fisiknya dapat berjalan sesuai dengan schedule yang telah ditetapkan.

“Doa dan dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar apa yang diharapkan berjalan dengan baik dan lancar,” tutup Zul. (bs/ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here