Home Uncategorized PT MAN Energy Solutions Indonesia Ingkar Janji, Masyarakat Desa Labuhan Badas Gedor...

PT MAN Energy Solutions Indonesia Ingkar Janji, Masyarakat Desa Labuhan Badas Gedor DPRD Sumbawa

250
0

Sumbawa Besar- Keberadaan PT Man Energy Solutions Indonesia yang berada di Desa Kanar Kecamatan Labuhan Badas seharusnya dapat memberikan banyak manfaat khususnya bagi masyarakat sekitar dan masyarakat sumbawa pada umumnya seperti peluang pekerjaan dan lain sebagainya namun hal itu tidak seperti yang diharapkan.

Ketua BPD Desa Kanar Muhammad Taufik selaku perwakilan pemuda yang ditemui media ini di DPRD Sumbawa, Rabu (03/07/2019) mengatakan, Dalam hal menindaklanjuti surat yang disampaikan oleh tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Desa Labuhan Badas Kecamatan Labuhan Badas kepada PT Man Energy Solutions Indonesia pada hari Kamis 27 Juni 2019 dengan Nomor 001/EXT/MES-SBW/VI/2019 yang tidak diindahkan oleh perusahaan dalam hal ini PT Man Energy Solutions Indonesia maka kami datang mengetuk pintu DPRD Sumbawa untuk meminta agar dibantu memfasilitasi masyarakat Desa Labuhan Sumbawa terkait perjanjian atau kesepakatan awal masyarakat dengan perusahaan.

Perusahaan telah berjanji akan membantu masyarakat dalam hal tenaga kerja sebanyak 40 % (Empat Puluh Porsen) tenaga lokal yang akan dipekerjakan namun kenyataannya pihak perusahaan tidak menepati janji dan bahkan beberapa karyawan pekerja lokal dipecat dengan alasan tidak jelas padahal karyawan tersebut dalam keadaan sakit, bukannya dibantu fasilitasi kesehatan tapi malah dipecat dan digantikan dengan karyawan lain yang berasal dari luar sumbawa, Jelas Taufik.

Ditempat yang sama, Irvan Maulana selaku tokoh pemuda Desa Labuhan Badas menambahkan, sebelumnya masyarakat Desa beserta Pemerintah Desa Labuhan Badas telah melakukan pertemuan dengan PT Man Energy Solutions Indonesia dan telah ada kesepakan bersama yang dimana dalam proses tahap operasional perusahaan akan melibatkan masyarakat dalam hal tenaga kerja namun dalam perjalanannya perusahaan malah mengingkari janji secara sepihak.

Oleh karena itu Masyarakat Labuhan Badas meminta kepada DPRD Sumbawa agar tidak menutup mata terhadap semua masalah yang terjadi dan apabila masyarakat tidak dibantu untuk mencari solusi dalam hal hearing bersama pihak perusahaan dan instansi-instansi terkait yang berwenang maka masyarakat Desa Labuhan Badas akan tetap turun ke jalan dengan massa yang lebih besar.

“Harapan kami, anggota-anggota DPRD Sumbawa selaku perwakilan dari masyarakat akan berusaha membantu menyelesaikan semua permasalahan yang ada dan tidak membiarkan masalah ini berlarut-larut,” tegas Taufik.

sementara itu Ketua Front Pemuda Peduli Keadilan Pulau Sumbawa (FPPK-PS) Abdul Hatap, S.Pd,. selaku pendamping masyarakat Desa Labuhan Badas mengatakan bahwa, PT MAN telah mengecewakan masyarakat dimana masyarakat telah beberapa kali meminta pihak perusahaan untuk dapat melakukan hearing di kantor desa kembali membahas masalah-masalah yang terjadi namun pihak perusahaan tidak menggubris permintaan masyarakat.

“Keberadaan PT MAN ini seharusnya bisa menjadi solusi untuk mengurangi pengangguran yang ada di Sumbawa, khususnya masyarakat yang langsung terkena dampak radiasi,” tutur Hatap.

FPPK-PS akan berada didepan dalam masalah ini dan siap mengawal serta membantu masyarakat Desa Labuhan Badas terkhusus yang langsung terkena dampak dari keberadaan PT Man Energy Solutions Indonesia, semua permasalahan nantinya akan diutarakan saat hearing di DPRD Sumbawa pada Tanggal 17 Juni 2019, tutup Hatap. (bs/ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here