Home Lingkungan Si Jago Merah Mengamuk Lahap Rumah Warga,Danramil Moyo Hilir Ikut Bantu...

Si Jago Merah Mengamuk Lahap Rumah Warga,Danramil Moyo Hilir Ikut Bantu Warga Padamkan Api

15
0

Sumbawa Besar- Si jago merah mengamuk melahap 2 unit rumah panggung 16 tiang dan 3 unit gudang gabah beserta seluruh isinya di milik warga Desa Kakiang B Kecamatan Moyo Hilir Kab. Sumbawa, Minggu malam (07/07)

Danramil 1607-12/Moyo Hilir, Kapten Inf Ketut Budiana yang menerima laporan warga bersama anggotanya segera menuju kelokasi untuk membantu memadamkan api secara manual, sembari menunggu bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran datang untuk memadamkan api.

Api yang berawal dari salah satu rumah milik warga yang diketahui milik Bapak Mustafa M Nur langsung merembet kerumah tetangganya yang diketahui pemiliknya bernama bapak Hermansyah serta gudang gabah yang saat api melahap rumah tersebut pemiliknya tengah menghadiri undangan adat.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, Babinsa Desa Kakiang B, Serma Rahman dan disusul anggota lainnya langsung menuju lokasi dan mengajak masyarakat secara bergotong untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun karena api yang sudah membesar, barang-barang isi rumah tidak bisa diselamatkan.

Api berhasil dipadamkan setelah 2 Unit Mobil Dinas Kebakaran Kab. Sumbawa tiba dilokasi dan langsung melakukan pemadaman bersama warga setempat

Sementara itu, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, S.E, M.Sc setelah menerima laporan, memerintahkan Danramil 1607-12/Moyo Hilir untuk berkoordinasi dengan semua pihak dalam menyelamatkan bangunan lain agar tidak ikut terbakar dan mengatur evakuasi barang yang masih tersisa.

“begitu saya mendapat laporan dari angggota saya, saya langsung memerintahkan Danramil MoyoHilir dan babinsa untuk segera membantu warga secara bergotong royong memadamkan api dan yang lebih penting mengepakuasi warga sekitar kebakaran agar tidak menimbulkan korban jiwa”,tutur Dandim.

Beruntung dalam insiden kebakaran ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun taksiran kerugian yang dialami dari musibah kebaran ini mencapai Rp. Rp 500.000.000 juta lebih. (bs/sf).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here