Home Lingkungan Sungguh Terlalu! Lagi,Maling Pasir Laut Beraksi ‘Gerilya’Di Pantai Ulu Air Dusun Limung...

Sungguh Terlalu! Lagi,Maling Pasir Laut Beraksi ‘Gerilya’Di Pantai Ulu Air Dusun Limung Moyo Utara

92
0

Sumbawa Besar- Keadaan pasir laut yang ada dikawasan pantai Ulu Air Dusun Limung Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa, semakin hari semakin memperihatinkan dimana setiap hari oknum masyarakat yang tidak bertanggungjawab mengambil dan mengangkut pasir pantai di wilayah tersebut untuk diperjual belikan tanpa ada pengawasan baik dari pemerintah Desa setempat maupun dari pemerintah Daerah sendiri.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan melalui Kepala Bidang Pengendalian Usaha Perikanan Perikanan sumbawa Besar, Zulkifli, S. Pi.M.si yang ditemuifiruang kerjanya, Rabu (17/07/2019) mengatakan, apa yang dilakukan oleh oknum masyarakat atau pengusaha yang mengambil pasir laut dikawasan pantai Ulu Air Dusun Limung atau dikawasan manapun harus memiliki ijin namun sejauh ini yang memiliki ijin untuk pengambilan pasir laut itu sudah tidak ada maka dalam kasus ini Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa memastikan pengambilan pasir dikawasan tersebut ilegal alias maling pasir,sementara untuk kewenangan penindakan sepenuhnya oleh Provinsi dinas dikabupaten saat ini sudah tidak memiliki wewenang karena kewenangan pengawasan ada di Provinsi namun Dinas akan segera bersurat ke Provinsi untuk menindaklanjuti informasi ini.

“Bila nanti provinsi memberikan wewenang kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa untuk bertindak maka saya sendiri selaku penyidik akan turun kelapangan,” tutur Zul (Sapaan akrab Kabid perikanan ini).

Pengambilan pasir laut itu harus diperhatikan bagaimana Amdalnya, dampak lingkungannya karena meskipun memiliki ijin tetap tidak bisa sembarangan, ada perhitungan tekhnis dalam pengambilannya, kapan pengambilan dan porsinyapun ditentukan. Jadi oknum yang mengambil pasir laut di sumbawa semuanya tidak memiliki ijin dan mereka yang melakukan itu telah menyalahi aturan serta melanggar Undang-undang NomorTindak pidana pasal 35 huruf i jo pasal 73 ancaman pidana minimal 2 tahun penjara maksimal 10 tahun dan denda minimal 2 miliyar maksimal 10 miliar.

Sementara dalam pengurusan ijin pengambilan pasir laut itu harus mengetahui Dinas terkait dan tidak bisa Desa manapun memberikan ijin apalagi hanya beralasan untuk PAD Desa dan lainnya karena hal itu tidak dibenarkan oleh Undang-undang.

“Jadi setau saya sampai saat ini tidak ada yang memiliki ijin untuk pengambilan pasir laut di Sumbawa ini dan semua yang melakukannya adalah ilegal dan dapat dipidana,” tegas Zul.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa berterimakasih kepada semua pihak yang masih memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta kawasan-kawasan pantai yang ada disumbawa ini, memang sudah sepatutnya kita secara bersama-sama menjaga dan melindungi setiap pulau dan pantai dari kerusakan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Pihak Dinas Kelautan dan Perikanan akan menindaklanjuti hal ini secepatnya ke Provinsi karena kewenangan ada disana dan semoga Provinsi cepat merespon kasus ini agar tidak ada lagi kerusakan-kerusakan yang menimpa pantai maupun pulau-pulau di Sumbawa ini,” tutup Zul. (bs/ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here