Home Hukum & Kriminal Eempat Pelaku Utama Penebasan Calon Pengantin Dibekuk Polisi

Eempat Pelaku Utama Penebasan Calon Pengantin Dibekuk Polisi

1505
0

Sumbawa Besar- Setelah melakukan penyidikan dan pemeriksaan saksi-saksi beberapa hari ini, akhirnya Tim Reskrim Polres Sumbawa berhasil menangkap pelaku utama penganiayaan dan pembacokan yang terjadi di jalan Garuda tepatnya di depan Hotel 99 sumbawa terhadap korban Arnold warga Labuhan Sumbawa.

Kapolres Sumbawa AKBP.Tunggul Sinatrio.S.IK, Melalui Kasat Reskrim Polres Sumbawa IPTU Faisal Aprihadi, SH,. yang diwawancarai diruang kerjanya, Selasa (15/10/2019) mengatakan, sebagaimana kejadian penganiayaan dan pembacokan di depan Hotel 99, Tim Reskrim Polres Sumbawa telah menangkap beberapa terduga pelaku. Penangkapan ini berawal dari pemeriksaan awal sembilan orang saksi maupun hasil dari CCTV dan juga informasi media sosial yang mengarah kepada geng atau Group GANESA sehingga Tim berhasil mengamankan para pelaku pembacokan tersebut.

Adapun para pelaku yang berhasil diamankan pertama kali yaitu atas nama ES (19) alamat Rt 002 Rw 003 Desa Dete kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa, SN (19) alamat Dusun Lape Bawah Rt 002 Rw 005 Desa Lape Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa, DA (20) alamat Dusun Batu Parah Rt 001 Rw 001 Desa Lantung Kecamatan Lantung Kabupaten Sumbawa, Riki (19) alamat Desa Lape Kecamatan Sumbawa dan Andi (20) berhasil diamankan tadi malam di Desa Olat Rawa dirumah keluarganya Desa Moyo Kecamatan moyo Hilir.

“Tersangka SN melakukan pengeroyokan menggunakan tangan kosong dan senjata tajam berupa sebilah pedang terhadap korban. Pedang milik ES digunakan oleh tersangka Andi untuk menebas korban kemudian diambil oleh tersangka SN yang juga ikut melukai korban sehingga korban Arnold mengalami luka bekas senjata tajam dibagian lengan kanan, pundak kanan dan punggung,” jelas Kasat.

Kejadian tersebut berawal dari saudara Riky merayu pacar korban Yuniar Widya stavani namun korban tidak terima dan menghampiri saudara Riky dari arah belakang, datang teman teman Riky yaitu SN kemudian cekcok mulut dengan korban dan terjadilah perkelahian antara korban dan SN, seketika itu juga teman- teman SN melakukan pengeroyokan terhadap korban, diantara pelaku ada yang membawa senjata tajam jenis pedang yang juga digunakan untuk menganiaya korban.

Terhadap para tersangka dapat dikenakan pasal 170 ayat (2) ke 1 KUHP dengan ancaman pidana 7 Tahun penjara, tegas Kasat.

Para pelaku ini adalah kumpulan para Geng atau kelompok yang menamakan diri Ganas Nekat Sadis (GANESA) yang berasal dari Desa Lape Kecamatan Lape Sumbawa dan kebanyakan pengikutnya adalah anak-anak yang masih status pelajar dan diketuai oleh tersangka SN.

“Kami telah berkomunikasi dengan pihak sekolah tempat mereka bersekolah dan hari ini, pihak sekolah akan memanggil orang tua mereka yang tergabung kedalam Group tersebut untuk agar dapat dibina dan diberikan sanksi tertulis dan apabila masih melanggar akan diberi tindakan tegas,” terang Kasat.

Kapolres Sumbawa AKBP Tunggul Sinatrio, SH,. MH,. melalui Kasat Reskrim menghimbau kepada para masyarakat agar dapat berperan aktif membantu kepolisian, apabila ada sekelompok pemuda yang membuat keresahan dan menggangu ketertiban agar segera melapor atau memberitahukan pihak keamanan dan Kepolisian dalam hal ini akan menindak tegas para kelompok yang selalu meresahkan dimanapun di Sumbawa ini.

Peran serta semua pihak sangat diperlukan baik itu Kepolisian, peran sekolah, para orang tua, para ustad/ustazah maupun peran Pemerintah untuk menangani kenakalan remaja maupun kelompok-kelompok seperti ini sebab bila tidak segera mengambil tindakan maka tidak menutup kemungkinan akan timbup kelompok-kelompok baru sehingga akan terjadi sebagaimana kota-kota besar, perkelahian antar kelompok, perebutan lahan parkir dan lain sebagainya

“Oleh karena itu, mari kita sama-sama menjaga kondusifitas Sumbawa ini, agar sumbawa yang damai, nyaman, aman dapat selalu terpelihara dengan baik,” tutup Kasat. (bs/sf/ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here