Home Politik Ini Tanggapan Bupati Terkait Poros Perubahan Bentukan NR DKK

Ini Tanggapan Bupati Terkait Poros Perubahan Bentukan NR DKK

144
0

Sumbawa Besar- Pemilukada serentak sebentar lagi digelar, figur-figur yang terbaik mulai bermunculan, peta politik sumbawapun semakin memanas, mulai dari pencalonan mantan ASN, mantan Sekda Sumbawa maupun permainan politik yang dimainkan oleh mantan DPRD 5 (Lima) Periode yang belum lama ini melakukan pertemuan dikediaman mantan bupati sumbawa dua periode Jamaluddin Malik untuk membentuk koalisi besar guna melawan incamben (Petahana) dengan nama poros perubahan.

Menanggapi poros perubahan yang diinisiasi oleh mantan anggota DPRD lima periode Nurdin Ranggabarani, SH,. MH,. Bupati Sumbawa HM Husni Djibril, B.Sc,. yang dikonfirmasi media ini seusai melaksanakan sholat Jum’at di Masjid Polres Sumbawa, Jum’at (11/10/2019) mengatakan, apa yang dilakukan oleh para pimpinan partai sebagaimana yang termuat di media dengan membentuk poros perubahan guna melakukan perlawan terhadap saya hal itu biasa dalam politik namun bila mengatakan mengganti Husni itu kurang tepat tapi bila merebut lewat Pilkada nanti itu baru tepat.

“Apa yang dilakukan oleh para pimpinan partai itu biasa saja karena hal itu biasa dalam politik dan justru saya bangga sebab para sahabat punya kepedulian terhadap Sumbawa dan ini namun bila mengatakan mengganti Husni, itu kurang tepat tapi kalau ingin merebut bolehlah namun harus melalui Pemilukada nantinya, siapa yang menang dialah yang memimpin dan kalau kalah silahkan istirahat,”.ujar bupati.

Lebih lanjut bupati mengatakan bahwa saat ini dirinya tidak pernah khawatir meskipun ia belum menyatakan diri secara resmi untuk maju kembali namun PDIP telah resmi mendukung untuk maju diperiode ke dua dan selama tiga Tahun pemerintahannya telah banyak terobosan-terobosan yang telah dilakukan seperti yang terlihat dihampir seluruh kecamatan walaupun belum bisa maksimal sebab memang dalam membangun itu membutuhkan anggaran yang besar dan yang terjadi memang masih terkendala pada anggaran yang di miliki namun meski demikian bupati berani mengambil tindakan dan masyarakat itu pasti menilai yang tampak bukan yang masih sekedar mimpi.

“contohnya Pembangunan pasar seketeng dan RSUD adalah mimpi masyarakat Sumbawa, kini mimpi itu dapat saya wujudkan dalam kenyataan hanya dalam waktu tiga tahun menjadi Bupati tidak seperti yang telah memimpin 5 (lima) sampai 10 (Sepuluh) tahun yang lalu belum berani melakukan terobosan itu karena pembangunannya menggunakan APBD murni dan masih banyak yang lain yang telah dibangun disetiap kecamatan pada kepemimpinan saat ini” jelas Bupati.

Untuk poros perubahan yang dibentuk oleh para sahabat politisi harus diapresiasi dan bupati tidak pernah khawatir justru akan menambah semangat karna bisa tau bahwa akan ada lawan yang sepadan nantinya dan tidak maju sendiri melawan kotak kosong.

“Kita boleh saja bercita-cita yang tinggi namun cita-cita itu harus direalisasikan agar tidak hanya sebatas menjadi mimpi dan semua cita-cita saya telah hampir semua saya realisasi di kepemimpinan saat ini seperti, Bendungan Beringin sila, pasar seketeng, RSUD dan sebentar lagi Bendungan Kereke yang telah ada dana untuk pembebasan lahannya juga pabrik yang akan segera terbangun di Teluk Santong belum lagi pembangunan lain dihampir semua kecamatan yang terlihat jelas oleh mata dan bukan sebatas omongan janji semata,” tutup Bupati. (bs/ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here