Home Politik Jemput Aspirasi di Masa Reses,Yuliana Jaring Harapan Masyarakat Di Kelurahan Uma Sima

Jemput Aspirasi di Masa Reses,Yuliana Jaring Harapan Masyarakat Di Kelurahan Uma Sima

61
0

Sumbawa Besar-Reses Masa Sidang pertama  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabuapaten Sumbawawa periode 2019/2024 telah mulai dilakukan oleh anggota Dewan Yuliana dari Fraksi Nasdem. Agenda Reses  yang bermula (24/10/2019).  Masa-masa reses merupakan masa penting yang sejatinya fungsional dalam menjaring aspirasi masyarakat. Hal tersebut sangat disadari oleh para anggota Dewan yang berkantor di Gedung Lintas Sumbawa Bima Kabupaten Sumbawa

Dari 45 anggota Dewan, semua anggota melakukan reses, semua anggota menjalankan dengan benar-benar memanfaatkan momen untuk mendengarkan harapan masyarakat yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil) mereka masing-masing.

Seperti Yuliana Anggota DPRD Sumbawa  dari dapil satu dari Fraksi Nasdem yang menggelar Reses terakirnya di Jalan Baru kelurahan Uma Sima Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa (26/10/2019) yang menjemput aspirasi masyarakat setempat.

Menurut Yuliana,ini merupakan kewajiban bagi semua anggota DPRD terpilih dan dalam agenda reses,anggota Dewan turun ke Dapil untuk bertemu konstituen, menjaring informasi, menghimpun seluruhnya untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat.

Yuliana yang selalu didampingi oleh suaminya Zulkarnaen yang juga mantan anggota DPRD periode 2014/2019 lalu dari partai yang sama partai Nasdem menjabarkan, dari suara-suara masyarakat yang berhasil dihimpun melalui reses tersebut, kemudian akan direkap dan dibuat laporannya, diteruskan pada pimpinan di Dewan.

” Tapi ini tergantung hati nurani. Reses ini momen kita bertemu masyarakat secara massal. Jaran-jarang lho, kita bertemu konstituen yang selama ini mendukung kita. Dengan kesibukan agenda di Dewan, ini momen yang harus kita  manfaatkan,” tutur Yuliana.

Dalam kegiatan reses ketiganya tersebut, tampak  antusiasme masyarakat dan tetap dukungan bagi anggota Dewan yang sudah mereka beri kepercayaan.

Berbagai isu seperti fasilitas umum,infrastruktur,pertanian pelayanan serta harapan dibina, bahkan dukungan moral disampaikan oleh masyarakat kepada Yuliana.

“Mendengarkan keluh-kesah, aspirasi warga, ini memang tugas anggota Dewan. Dalam kegiatan ini kita fokus mendengarkan untuk kemudian disalurkan. Bukan sekedar mengadakan pertemuan tanpa hasil membangun di masa depan,” lanjut Yuliana.

Masalah-masalah signifikan di bidang pendidikan,fasilitas umum untuk khalayak banyak yang bisa dimaanfaatkan secara bersama-sama bukan kelompok atau individu, saat reses berjumpa dengan perwakilan kecamatan, tokoh masyarakat,tokoh adat dan elemen masyarakat lain.

“Penyampaian dari masyarakat sangat banyak. Keluhan mereka ada yang terkait sarana-prasarana seperti drainase yang selama ini banyak membawa dampak penyakit,sperti sampah yang dibawa air hujan,genangan air,dikarenakan drainase yang tidak makasimal. Selain itu ada kebutuhan vital lainnya untuk kremasi dari tokoh agama hindu,perbaikan jalan perkampungan pemakaman dan banyak hal lainnya,”uajar Yuliana.

Dalam kesempatan itu,Yuliana berjanji akan ditindaklanjuti secara maksimal. Realisasi anggaran untuk program-program yang disetujui, disebutkan, bisa tahun depan, bisa juga kemungkinan saat anggaran perubahan.

“saya tidak memberi janji muluk. Semua yang vital,akan tetapi tetap saya perjuangkan. Tapi apa yang memang tidak masuk skala prioritas, tidak bisa disalurkan, tetap kita sampaikan. Perbaikan drainase,perbaikan pemakaman,jalan perkampungan dan masih banyak yang menyangkut fasilitas umum lainnya,” tutup Yuliana. (bs/sf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here