Home Pemerintahan Ketua DPRD Sumbawa Minta PDAM Bekerja Berdasarkan Database

Ketua DPRD Sumbawa Minta PDAM Bekerja Berdasarkan Database

177
0

Sumbawa Besar- Masalah pendistribusi air PDAM ke masyarakat sampai saat ini belum teratasi dengan baik, hampir seluruh wilayah di kota Sumbawa ini tidak dapat terlayani dengan maksimal dan sampai saat inipun PDAM kerap melakukan penggiliran dalam pendistribusian air bahkan sampai berhari-hari.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq yang diwawancarai media ini, Rabu (30/10/2019) mengatakan bahwa, PDAM harus berinovasi agar segala permasalah dalam menangani pelanggan dapat teratasi dengan baik dan maksimal. PDAM Sumbawa juga harus bekerja berdasarkan acuan database.

Sebagaimana kota jogja yang pernah kami datangi dalam kunjungan kerja, PDAM tersebut bekerja sesuai dengan database terutama database perpipaan sebab untuk mengetahui kapan pipa tersebut dipasang dan kapan mesti dilakukan pembersihan, karena jika hal ini tidak dilakukan maka ketika ada kebuntuan, pihak PDAM akan lamban mengetahui dan sewaktu masyarakat melakukan komplain baru mereka mengetahui dimana letak kebuntuan dan lain sebagainya, jelas Rapiq (Sapaan akrab Ketua DPRD Sumbawa ini).

Oleh karena itu, ada beberapa database yang perlu dimiliki oleh PDAM dalam bekerja, diantaranya data base perpipaan, dimana databese tersebut dinilai penting sebagai acuan dalam menentukan langkah antisipasi terhadap masalahan perpipaan.

“Kenapa database ini penting karena kalau tidak ada maka masalah yang dihadapi PDAM tidak akan terselesaikan sebab banyak pipa-pipa yang tiba-tiba buntuh, karena tidak tahu kapan pipa itu dipasang sehingga dasar untuk mengambil tindakan secara tekhnis PDAM tidak bisa dan jika data base perpipaan ada maka pipa yang dipasang tahun sekian, secara tekhnis kita tahu tahun berapa akan kita bersihkan dan petugas lapangan tidak akan menunggu pipa itu buntu atau rusak baru bekerja,” terang Rapiq.

Jika saat ini PDAM banyak mendapat kritikan dari pelanggannya itu wajar sebab para pelanggan tidak terpuaskan dengan pelayanan dari PDAM.

“Untuk itu, saya selaku ketua DPRD Sumbawa meminta kepada PDAM untuk bekerja berdasarkan acuan Database kalau kita bekerja hanya ketika ada laporan ganguan masuk, semua orang juga bisa akan tetapi ketika kita bekerja menggunakan data base maka secara tekhnis langkah antisipasi dapat segera diambil tanpa menunggu komplain dari masyarakat dalam hal ini para pelanggan,” tutup Rapiq. (bs/ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here