Home Sosial Budaya Perkuat Kader Dakwah Kampus, Alumni LDM SM UNSA Adakan Reuni Akbar

Perkuat Kader Dakwah Kampus, Alumni LDM SM UNSA Adakan Reuni Akbar

148
0

Sumbawa Besar- Lembaga Dakwah Kampus adalah sebuah institusi organisasi kemahasiswaan intra kampus yang terdapat di tiap-tiap perguruan tinggi di Indonesia. Organisasi ini bergerak dengan Islam sebagai asasnya. Sebagian besar perguruan tinggi di Indonesia pasti mempunyai LDK. Tiap-tiap perguruan tinggi, nama LDK bisa berbeda-beda.

Di Universitas Samawa (UNSA) sendiri nama Lembaga Dakwah Kampus (LDK) sempat digunakan sebagai nama lembaga yang ada di internal kampus namun seiring waktu nama LDK pun berubah menjadi Lembaga Dakwah Mahasiswa Shirotal Mustaqim Universitas Samawa (LDM SM UNSA).

Keberadaan kader-kader penggerak lembaga dakwah ini kian hari semakin mengalami kemunduran. Berangkat dari keperihatinan mengenai keberlangsungan Dakwah di Universitas Samawa Sumbawa inilah, para alumni yang pernah bergelut di LDM SM UNSA kembali bertemu untuk memperkuat eksistensi dakwah kampus dengan mengadakan reuni akbar dari angkatan 2001 sampai 2018 bertempat di Pantai Saliper Ate Sumbawa, Ahad (03/11/2019).

Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-qur’an persembahan dari Alumni serta dilanjutkan dengan ucapan pembuka dari panitia dan agenda perkenalan dari para alumni yang sempat hadir. Acara ini selain untuk silaturrahim alumni juga diharapkan agar keberlangsungan Dakwah dapat terus berkembang serta untuk menguatkan para kader-kader Dakwah yang ada di LDM SM UNSA dan Semoga alumni mampu menjadi peran penguat kader-kader yang baru.

“Acara ini adalah yang pertama dilaksanakan dan akan terus diusahakan setiap tahun, tujuan acara ini untuk silaturrahim dan harapannya kedepan dengan adanya adek-adek LDM yang ada dikampus semakin semangat karena sesungguhnya dakwah ini tidak pernah padam, kita alumni jauh-jauh datang kesini memberi semangat bahwa Insya Allah tidak ada yang sia-sia. Karena kita lihat alumni LDM SM UNSA itu telah jadi orang semua. Banyak sekali yang menjadi orang hebat yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Iksan (Ketua Panitia sekaligus Katua terpilih Keluarga Alumni).

Dalam kepengurusan LDM SM UNSA selama kurun waktu 2001 sampai 2018 telah banyak melahirkan kader-kader yang telah mampu terjun ke masyarakat dan mengalirkan ilmu-ilmu dakwah yang telah didapat selama kepengurusan dulu, ada yang telah sukses menjadi Kepala Sekolah, guru, Kapolsek, Pengusaha, Dosen-dosen dan masih banyak alumni lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

“Namun saat ini keberadaan Kader Dakwah di LDM SM UNSA sedang mengalami kelesuan yang membutuhkan peran serta suport dari para alumni baik suport moril dan materil agar keberlangsungan Dakwah kampus tetap terjaga dan terpelihara dengan baik sebab itu menjadi tugas dan kewajiban bersama,”

Ustad Awaluddin, Alumni sekaligus Pembina LDM SM UNSA yang sekarang memengang amanah sebagai Kapolsek Buer Sumbawa menuturkan bahwa, dakwah harus tetap hidup dan independent serta dakwah harus bisa bil hikmah wal mauzah ketika kader-kader Dakwah berada di dalam kampus. Maka harus benar-benar muhasabah, seperti dalam firmannya dalam surat Al Hasyr ayat 18.

Alumni sebagian besar mempunyai amanah di dakwah pasca kampus entah itu dakwah profesi, dakwah masyarakat, tabligh, LSM, dakwah birokrasi, dan sebagainya dan tidak bisa dikesampingkan juga bahwa alumni LDM SM UNSA dibutuhkan perannya di LDM sekarang ini yg telah membesarkannya menjadi sepertia saat ini.

“Walaupun perannya sedikit, paling tidak ada perhatian agar dakwah di kampus terus berlangsung” terang Ustad Awal.

Ada beberapa point kontribusi yang bisa diberikan oleh seorang/sekelompok alumni untuk membantu kader-kader dakwah kampus seperti kontribusi tarbiyah, jadi mentor/murobbi, kontribusi jaringan terutama untuk acara-acara syiar yang bersifat terbuka luas yang membutuhkan humas luar misalnya, atau kebutuhan akan sponsorship.

Kontribusi pemikiran mungkin bisa dengan membentuk LSM/lembaga alumni atau sebagai pengisi dalam daurah dakwah kampus, pengisi buletin dan majalah-majalah
kampus, kontribusi dana untuk kelangsungan dakwah kampus, misalnya dengan
menyisihkan sedikit dari rizkinya untuk membantu dakwah tetap berjalan serta yang terkecil kontribusi doa, senantiasa mendoakan para kader-kader dakwah agar dikuatkan dan dimudahkan dalam mengemban amanah dakwah tersebut, tutup ustad Awal.

Diakhir agenda, para alumni bersepakat membentuk struktur kepengurusan yang kemudian dinamakan Porum Keluarga Alumni LDM SM UNSA (POKAL) dengan Iksan Imanuddin sebagai Ketua, Rahwanto dan Zainul sebagai Sekretaris serta Endang Yusnia sebagai bendahara kemudian Ustad Awaluddin sebagai Penasehat dan Ustad Alif Hidayat sebagai jembatan pengembangan profesi dan Usaha para Kader-kader Dakwah serta para alumni sebagai pengurus-pengurus lainnya untuk senantiasa mengambil bagian demi tetap hidup dan berkembangnya dakwah-dakwah kampus terutama LDM SM UNSA. (bs/ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here