Home Pemerintahan Proyek PKM Ropang Yang Bemasalah Berdampak Pada PKM Lain Meskipun Pengerjaan Telah...

Proyek PKM Ropang Yang Bemasalah Berdampak Pada PKM Lain Meskipun Pengerjaan Telah Tuntas 100 Persen

221
0

Sumbawa Besar- Proyek pembangunan Puskesmas Ropang sampai saat ini masih dalam dilema belum mencapai 30 % (Tiga puluh persen) sementara batas akhir kontrak kurang lebih 30 hari lagi sedangkan pihak TP4D telah memutuskan untuk menarik diri dari pendampingan proyek yang bersumber dari APBN ini.

Disisi lain, Bupati Sumbawa HM Husni Djibril, B.Sc,. telah menyatakan dalam keterangannya saat dikonfirmasi sehabis melaksanakan sholat Jum’at di Masjid Syuhada Polres Sumbawa pada hari Jum’at 9 November 2019 lalu bahwa, persoalan yang terjadi terhadap proyek pembangunan Puskesmas Ropang bukanlah kesalahan Pemerintah Daerah Sumbawa melainkan kesalahan pihak kontraktor pelaksana. Jadi merekalah yang mesti bertanggung jawab dan jangan salahkan Pemda Sumbawa meskipun Pemda yang memutuskan siapa pemenangnya saat itu yang mekanismenya telah sesuai prosedur.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa melalui Sekretaris Dikes Abdul Malik, S.Sos,. yang dikonfirmasi saat berkunjung ke kantor Bupati Sumbawa, Selasa (12/11/2019) mengatakan bahwa, terkait pembangunan proyek puskesmas Ropang sampai saat ini memang belum mencapai 30 persen sehingga untuk melakukan pencairan tidak bisa dilakukan dan berdampak juga terhadap pencairan Puskesmas-puskesmas lain yang meskipun telah tuntas seratus persen namun untuk pengerjaan Puskesmas Ropang ini akan terus dilanjutkan sampai batas waktu kontrak yang disepakati.

Jika batas waktu kesepakatan telah lewat tetapi progres pembangunannya belum juga tuntas maka pengerjaannya masih tetap bisa dilakukan dengan catatan akan dikenakan denda.

“Artinya, pembangunan puskesmas Ropang masih tetap bisa dilakukan dengan denda namun saat ini karena waktunya masih ada maka akan diminta untuk diupayakan agar dapat mencapai target sebelum batas akhir masa kontrak yang disepakati,” Jelas Malik (Sapaan akrab Kadis Dikes Sumbawa ini).

Ditempat terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs H Hasan Basri, MM,. menanggapi atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa meminta kepada seluruh perusahaan kontruksi yang sedang mengerjakan proyek agar memacu pekerjaan sesuai batas waktu yang tertuang dalam kontrak dengan tidak mengabaikan kuantitas dan kualitas dari hasil yang dikerjakan.

Saat ini waktu masih ada sampai bulan Desember dan mari dievaluasi, dimana letak penyebab terhambatnya. Apakah dibahannya yang tidak ada dilokasi atau tenaga kerja yang kurang sehingga harus ditambah agar bisa mengejar deviasi bila perlu lakukan sebagaimana dengan pengerjaan proyek-proyek lain seperti Pasar Seketeng dan RSUD yang pengerjaannya juga dilakukan pagi, siang dan malam untuk mengejar target ketertinggalannya agar dapat tuntas sesuai yang direncanakan,” tutup Haji Bass. (bs/ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here